Stagnan Angka Kemiskinan: Studi Kasus Kabupaten Kebumen 2013-2023
Nida'Atha'Fika Tsara'Nafisa, Indra Bastian, Prof. Dr., M.B.A., Akt.,
2025 | Tesis | S2 Ilmu Akuntansi/Akuntansi Terapan
Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk melakukan
analisis program penanganan angka kemiskinan Kabupaten Kebumen 2013-2023.
Metode
penelitian – Penelitian ini menggunakan metode
kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi
langsung, wawancara semi terstruktur, dan analisis dokumen yang relevan.
Temuan – Hasil penelitian menunjukkan ketidakberhasilan program
berdasarkan sudut pandang manajemen strategi sektor publik dalam
program-program penanganan kemiskinan yang tidak mendasari efektivitas,
efisiensi, dan ekonomis. Hal ini dikarenakan Kabupaten Kebumen masih
menggunakan data kemiskinan yang tidak sesuai dengan kondisi di lapangan,
sinkronisasi data perlu digunakan update data miskin dengan tepat dan sesuai.
Permasalahan utama ini menjadi permasalahan lanjutan bagi program-program yang
menggunakan data masyarakat kurang mampu. Selain pembenahan data, peningkatan
kualitas manusia yang ingin lepas dari kemiskinan di Kabupaten Kebumen perlu
dilakukan.
Batasan/Implikasi – Penelitian ini terbatas pada data penanganan kemiskinan yang tidak semua dapat diakses, penelitian ini hanya dilakukan pada satu desa lokasi khusus sehingga perspektif penanganan kemiskinan yang ditemukan hanya terbatas, penelitian ini hanya menggunakan narasumber 30 untuk satu desa kondisi lokasi khusus, penelitian ini tidak dapat mengakses semua program penanganan kemiskinan Kabupaten Kebumen.
Orisinalitas – Penelitian ini mengisi kesenjangan penelitian sebelumnya mengenai faktor-faktor penghambat penanganan kemiskinan. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi pemerintah Kabupaten Kebumen dalam perbaikan dan perumusan program penanganan kemiskinan. Dengan demikian, program penanganan kemiskinan dapat berkontribusi dalam menurunkan angka kemiskinan yang signifikan di Kabupaten Kebumen.
Purpose – This study aims to analyze the poverty alleviation
programs in Kebumen Regency from 2013 to 2023.
Research Method – This
research employed a qualitative method using a case
study approach. Data were collected through direct
observation, semi-structured interviews, and analysis of relevant documents.
Findings – The
findings revealed the failure of poverty alleviation programs when assessed
through the lens of public sector strategic management, particularly in terms
of their effectiveness, efficiency, and economy. This is because Kebumen
Regency still used poverty data that did not match field conditions. Data
synchronization was needed to accurately update the poor population data. This
core issue further hindered other programs that relied on targeting the
underprivileged population. In addition to data improvement, enhancing human
capital for those striving to escape poverty in Kebumen was also crucial.
Limitations/Implications – This study is limited by restricted access to complete
poverty alleviation data and focuses only on a single specially designated
village, which narrows the perspective of poverty handling. Furthermore, the
research involved only 30 informants from this specific village and could not access
all poverty-related programs in Kebumen Regency.
Originality – This
study fills a gap in the existing literature concerning the inhibiting factors
in poverty alleviation efforts. The results are expected to provide input for
the Kebumen Regency government in improving and formulating more effective
poverty reduction programs. Consequently, these programs may contribute to a
more significant reduction in poverty levels within the region.
Kata Kunci : kemiskinan, program penanganan kemiskinan, pendidikan, kesehatan, pangan, pemukiman, UMKM, sosial, pembersayaan masyarakat, manajemen strategi sektor publik