Pengaruh Kinerja ESG dan Earnings Management terhadap Penghindaran Pajak dengan Komisaris Independen sebagai Variabel Moderasi (Studi pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020 – 2024)
Amilia Ayu Pratiwi, Prof. Dr. Eko Suwardi, M.Sc.
2025 | Tesis | S2 Ilmu Akuntansi/Akuntansi Terapan
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kinerja ESG dan earnings management terhadap penghindaran pajak dengan komisaris independen sebagai variabel moderasi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020-2024.
Metodologi: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier berganda dan moderated regression analysis (MRA). Populasi penelitian ini adalah perusahaan sektor manufaktur yang terdaftar di BEI antara tahun 2020 hingga 2024. Pemilihan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria tertentu, yang menghasilkan 34 perusahaan dengan total 170 observasi.
Temuan: Penelitian ini menemukan bahwa: 1) Kinerja ESG berpengaruh negatif dan signifikan terhadap penghindaran pajak, yang berarti semakin baik kinerja ESG, semakin rendah penghindaran pajak yang dilakukan perusahaan. 2) Earnings management berpengaruh negatif terhadap penghindaran pajak, menunjukkan bahwa praktik earnings management tidak selalu diarahkan untuk mengurangi beban pajak. 3) Komisaris independen memperlemah pengaruh kinerja ESG terhadap penghindaran pajak, yang bertentangan dengan hipotesis awal. Namun, komisaris independen berhasil memoderasi pengaruh earnings management terhadap penghindaran pajak dengan cara memperlemah praktik penghindaran pajak.
Keterbatasan/Implikasi Penelitian: Penelitian ini terbatas pada perusahaan sektor manufaktur yang terdaftar di BEI pada periode 2020-2024, sehingga temuan tidak dapat digeneralisasi untuk sektor lain. Selain itu, penggunaan skor ESG yang diambil dari database Thomson Reuters terbatas, karena tidak semua perusahaan manufaktur di Indonesia sudah memiliki skor ESG yang tercatat. Serta penelitian ini tidak memasukkan pandemi COVID-19 sebagai variabel kontrol, padahal periode 2020–2021 merupakan masa krisis dan pemulihan yang berpotensi memengaruhi pembayaran pajak secara berbeda.
Orisinalitas: Penelitian ini memperkaya literatur dengan mengkaji hubungan antara kinerja ESG, earnings management, dan penghindaran pajak dengan melibatkan komisaris independen sebagai variabel moderasi, khususnya pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2020-2024.
Kata Kunci: ESG, Earnings Management, Penghindaran Pajak, Komisaris Independen
Objectives: This study aims to examine the impact of ESG performance and earnings management on tax avoidance with independent commissioners as a moderating variable in manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the period 2020-2024.
Methodology: This study employed a quantitative approach with multiple linear regression analysis and moderated regression analysis (MRA). The population of this study consisted of manufacturing companies listed on the IDX between 2020 and 2024. The sample selection was conducted using purposive sampling with specific criteria, resulting in 34 companies with a total of 170 observations.
Findings: The study found the following results: 1) ESG performance had a significant negative effect on tax avoidance, meaning that the better the ESG performance, the lower the tax avoidance conducted by the companies. 2) Earnings management had a negative effect on tax avoidance, indicating that earnings management practices were not always aimed at reducing tax liabilities. 3) Independent commissioners weakened the influence of ESG performance on tax avoidance, contrary to the initial hypothesis. However, independent commissioners were found to successfully moderate the relationship between earnings management and tax avoidance by reducing tax avoidance practices.
Limitations/Implications: This study is limited to manufacturing companies listed on the IDX during the period 2020-2024, and the findings may not be generalized to other sectors. Furthermore, the use of ESG scores obtained from the Thomson Reuters database is limited, as not all manufacturing companies in Indonesia have a recorded ESG score. A key limitation is the omission of the COVID-19 pandemic as a control variable, despite its likely significant and unique impact on tax payments during the 2020–2021 crisis and recovery.
Originality: This study enriches the literature by examining the relationship between ESG performance, earnings management, and tax avoidance with independent commissioners as a moderating variable, particularly in manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the period 2020-2024.
Keywords: ESG, Earnings Management, Tax Avoidance, Independent Commissioners
Kata Kunci : ESG, Earnings Management, Penghindaran Pajak, Komisaris Independen