Konflik Interpersonal dan Intrapsikis sebagai Penentu Pola Tingkah Laku Tokoh Shadi: Kajian Horneyan pada Novel An Emotion of Great Delight
Hindun, Dr. Nur Saktiningrum, M.Hum.
2025 | Tesis | S2 Sastra
Penelitian ini menggunakan novel An Emotion of Great Delight karya Tahereh Mafi yang terbit pada tahun 2021. Berlatar di Amerika Serikat pasca peristiwa 9/11 pada tahun 2003, novel tersebut merepresentasikan belenggu kecemasan dan disregulasi emosional tokoh Shadi, seorang Muslim Iran-Amerika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi konflik interpersonal yang tercermin melalui kecenderungan neurotik (neurotic trends) serta konflik intrapsikis tokoh utama, Shadi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan analisis data primer dan sekunder melalui perspektif psikoanalisis sosial Karen Horney.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik interpersonal Shadi tercermin dalam tiga neurotic trends, yaitu penarikan diri dari relasi sosial yang menunjukkan ketakutan sosial dan alienasi diri, kebutuhan untuk berafiliasi secara intens yang menunjukkan pemeliharaan akan cinta yang terbatas, dan perlawanan sebagai bentuk mekanisme pertahanan. Sementara itu, konflik intrapsikis Shadi terwujud dalam gambaran diri ideal (idealized self-image) dan kebencian terhadap diri sendiri (self-hatred). Pembahasan lebih lanjut mengungkap bahwa Shadi cenderung menjauhi orang lain sebagai bentuk perlindungan dari kecemasan dan permusuhan sosial. Gambaran idealnya ditunjukkan melalui keinginan menjadi sosok yang kuat, diakui secara emosional dan sosial, serta beriman dengan mempertahankan nilai-nilai kemanusiaan. Adapun self-hatred Shadi terbentuk akibat internalisasi islamofobia, penekanan emosi secara ekstrem, perilaku impulsif dan destruktif, serta keterikatan emosional pada objek yang menyakitkan.
This study uses Tahereh Mafi's novel An Emotion of Great Delight, published in 2021. Set in the United States after the 9/11 attacks in 2003, the novel depicts the shackles of anxiety and emotional dysregulation of Shadi, an Iranian-American Muslim. The purpose of this study is to identify the interpersonal conflicts reflected through neurotic trends and the intrapsychic conflicts of the main character, Shadi. The method used is descriptive qualitative, with primary and secondary data analysis through the perspective of Karen Horney's social psychoanalysis.The results show that Shadi's interpersonal conflicts are reflected in three neurotic trends: withdrawal from social relationships, indicating social fear and self-alienation; an intense need for affiliation, indicating the maintenance of limited love; and resistance as a defense mechanism. Meanwhile, Shadi's intrapsychic conflict manifests itself in an idealized self-image and self-hatred. Further discussion reveals that Shadi tends to distance herself from others as a form of protection from social anxiety and hostility. Her ideal image is expressed through her desire to be strong, emotionally and socially recognized, and devout while upholding human values. Shadi's self-hatred stems from internalizing Islamophobia, extreme emotional suppression, impulsive and destructive behavior, and emotional attachment to painful objects.
Kata Kunci : Kecemasan, Kecenderungan neurotik, Psikoanalisis sosial, Horney / Anxiety, Neurotic trends, Social psychoanalysis, Horney