Faktor Kritikal Yang Mempengaruhi Keberlanjutan Penggunaan Chatbot AI Dalam Proses Audit Keuangan Perusahaan : Adaptasi Information Success Model
Rizmie Oktariani, Abdul Halim, Prof., Dr., M.B.A., Ak., CA.,
2025 | Tesis | S2 Ilmu Akuntansi/Akuntansi Terapan
Pesatnya
perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah mendorong Kantor Akuntan
Publik (KAP) seperti EY dan PwC untuk mengadopsi AI chatbot guna
mendukung efisiensi dan efektivitas proses audit. Namun, keberhasilan
implementasi teknologi tidak hanya bergantung pada adopsi awal, tetapi juga
pada keberlanjutan penggunaannya oleh auditor. Penelitian ini bertujuan untuk
mengevaluasi keberlanjutan penggunaan AI chatbot dalam konteks audit, dengan
menggunakan kerangka Information System Success (ISS) Model yang telah
diperluas. Model dalam penelitian mencakup kualitas informasi, kualitas
layanan, dan kualitas sistem sebagai variabel independen yang memengaruhi nilai
ekstrinsik dan intrinsik pengguna, serta pengaruh lanjutan terhadap
kepercayaan, kepuasan, dan niat keberlanjutan penggunaan.
Penelitian
ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 84 auditor
dari KAP EY dan PwC yang telah menggunakan in-house AI chatbot
(EYQ dan ChatPwC). Data dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares
Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa
kualitas layanan dan kualitas sistem memiliki pengaruh signifikan terhadap
nilai ekstrinsik dan intrinsik, sedangkan kualitas informasi tidak berpengaruh
signifikan terhadap kedua jenis nilai tersebut. Nilai ekstrinsik terbukti
memengaruhi kepuasan, kepercayaan, dan keberlanjutan penggunaan, sedangkan
nilai intrinsik hanya berpengaruh terhadap kepuasan dan kepercayaan, namun
tidak terhadap keberlanjutan penggunaan. Kepercayaan dan kepuasan memiliki
pengaruh signifikan terhadap keberlanjutan penggunaan AI chatbot oleh
auditor.
Penggunaan
berkelanjutan terhadap AI chatbot dalam praktik audit, sangat dipengaruhi oleh
persepsi pengguna terhadap efisiensi sistem, kemudahan penggunaan, serta
kenyamanan dalam berinteraksi. Ketika teknologi dirancang untuk mempermudah
tugas, mempercepat proses kerja, dan memberikan pengalaman pengguna yang
intuitif, maka kecenderungan pengguna untuk terus mengadopsi teknologi tersebut
dalam aktivitas profesional cenderung meningkat.
With AI technology advancing rapidly, public accounting firms like EY
and PwC have begun adopting AI chatbots to enhance the efficiency and quality
of their audit work. However, the success of such technological implementations
depends not only on initial adoption but also on its continuance usage by
auditors. This study aims to evaluate the continuance usage of AI chatbot in
audit practices using an extended Information System Success (ISS) Model, which links information, service, and system quality to users’
perceived value, trust, satisfaction, and continuance intention.
This research analyzed survey responses from 84 audit professionals
with experience using their firms' AI chatbots (EYQ and ChatPwC) through
Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The findings
reveal that service quality and system quality significantly influence both
extrinsic and intrinsic value, while information quality shows no significant influence
on either value dimension. Extrinsic value was found to influence satisfaction,
trust, and continuance intention, whereas intrinsic value only influence
satisfaction and trust without directly influence continuance usage. Both trust
and satisfaction significantly influence auditors' intention to continue using
AI chatbots.
The continuance usage of AI chatbots in audit practice is strongly
influenced by users' perceptions of system efficiency, ease of use, and
interaction comfort. When the technology is designed to simplify tasks,
accelerate workflows, and provide an intuitive user experience, professionals
demonstrate greater propensity to maintain long-term adoption of these
technological solutions in their work activities.
Kata Kunci : AI Chatbot, Keberlanjutan Penggunaan, Information System Success Model, Audit, KAP