ANALISIS GREEN BUILDING INFORMATION MODELLING (GREEN BIM) UNTUK MENDUKUNG SIMULASI SERTIFIKASI BANGUNAN HIJAU ASPEK EFISIENSI ENERGI PADA GEDUNG HOTEL MARRIOTT GELORA JAKARTA
Ferdinan Dwi Kurnia Putra, Ir. Teguh Sudibyo, S.T., M.T., Ph.D., IPU; Dr.Eng. Ir. Mohammad Kholid Ridwan, S.T., M.Sc., IPU
2025 | Tugas Akhir | D4 TEKNIK PENGELOLAAN DAN PEMELIHARAAN INFRASTRUKTUR SIPIL
Kebutuhan terhadap
bangunan hemat energi semakin krusial seiring berkembangnya penerapan bangunan
hijau di Indonesia. Namun, pada tahap perencanaan, banyak proyek masih
menghadapi keterbatasan dalam memprediksi kinerja energi secara akurat dan
mengintegrasikan sertifikasi keberlanjutan sejak awal desain. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis potensi efisiensi energi bangunan menggunakan
Building Information Modelling (BIM) sebagai metode simulasi, dengan studi
kasus proyek Hotel Marriott Gelora Jakarta, untuk mengevaluasi kelayakan
sertifikasi Greenship dan EDGE.
Penelitian ini
menggunakan data denah arsitektur yang dimodelkan dalam Autodesk Revit,
kemudian dianalisis menggunakan IES VE untuk melakukan simulasi konsumsi
energi. Diperoleh nilai Intensitas Konsumsi Energi (IKE) sebesar 119
kWh/m²/tahun pada area lantai 14-26, yang tergolong dalam kategori “efisien”
berdasarkan Permen ESDM No. 13 Tahun 2012. Hasil IKE ini digunakan untuk
simulasi sertifikasi bangunan hijau. Berdasarkan sertifikasi EDGE, hasil
menunjukkan penurunan konsumsi energi dari acuan 151 kWh/m²/tahun menjadi 141
kWh/m²/tahun, menyumbang penghematan energi sebesar 6,28?ri beberapa aspek efisiensi
energi. Sementara itu, berdasarkan sertifikasi Greenship, IKE dari IES VE menyumbang
efisiensi sebesar 29?ri acuan 168 kWh/m²/tahun ke desain eksisting 119
kWh/m²/tahun, dengan total perolehan 11 poin dari beberapa aspek efisiensi
energi.
Hasil penelitian
membuktikan bahwa penerapan BIM dan simulasi IES VE dapat memberikan proyeksi
kinerja energi yang akurat dan langkah-langkah desain yang signifikan dalam
meningkatkan efisiensi. Integrasi analisis energi sejak tahap perencanaan mampu
menjadi panduan efektif untuk meraih sertifikasi bangunan hijau, sekaligus
mengoptimalkan konsumsi energi operasional secara berkelanjutan.
The demand for
energy-efficient buildings is becoming increasingly crucial alongside the
growing implementation of green buildings in Indonesia. However, at the
planning stage, many projects still face limitations in accurately predicting
energy performance and integrating sustainability certification from the early
design phase. This study aims to analyze the potential for building energy
efficiency using Building Information Modelling (BIM) as a simulation method,
with a case study of the Marriott Hotel Gelora Jakarta project, to evaluate the
feasibility of Greenship and EDGE certifications.
This research
utilized architectural floor plan data modeled in Autodesk Revit, then analyzed
using IES VE to simulate energy consumption. The simulation resulted in an
Energy Use Intensity (EUI) of 119 kWh/m²/year for floors 14–26, which falls
under the “efficient” category according to the Indonesian Ministry of Energy
and Mineral Resources Regulation No. 13 of 2012. This EUI result was then used
for green building certification simulations. Based on the EDGE certification,
the results showed a reduction in energy consumption from the baseline of 151
kWh/m²/year to 141 kWh/m²/year, achieving an energy saving of 6.28%, but not
yet meeting the minimum certification requirement. Meanwhile, according to
Greenship certification, the EUI from IES VE indicated an efficiency of 29%,
decreasing from the baseline of 168 kWh/m²/year to the existing design of 119
kWh/m²/year, earning a total of 11 points from the energy efficiency category.
The findings
demonstrate that the application of BIM and IES VE simulations can provide
accurate projections of energy performance and identify significant design
measures to improve efficiency. Integrating energy analysis from the planning
stage can serve as an effective guide to achieving green building certification
while optimizing operational energy consumption sustainably.
Kata Kunci : Building Information Modelling (BIM), BIM 6D, bangunan hijau, efisiensi energi, Intensitas Konsumsi Energi (IKE)