THE INFLUENCE OF FINANCIAL LITERACY ON STOCK MARKET PARTICIPATION: The Moderating Role of Demographic Factors
Satyo Wicaksono, Prof. Dr. Eduardus Tandelilin, M.B.A.
2025 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA
Penelitian ini mengkaji hubungan antara literasi keuangan dan partisipasi individu di pasar modal Indonesia, dengan fokus pada peran moderasi pendapatan dan pendidikan. Data dari 250 responden dianalisis menggunakan regresi logistik melalui tiga model. Model 1 menguji pengaruh langsung literasi keuangan dengan kontrol demografis, Model 2 menambahkan pendapatan sebagai variabel moderator, sedangkan Model 3 memasukkan pendidikan sebagai moderator.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap partisipasi di pasar modal. Pendapatan dan pendidikan memiliki pengaruh utama yang negatif, yang berarti bahwa secara terpisah keduanya tidak meningkatkan partisipasi. Namun, keduanya terbukti secara signifikan memperkuat pengaruh literasi keuangan, yang mengindikasikan bahwa pendapatan yang lebih tinggi dan tingkat pendidikan yang lebih baik hanya mendorong peningkatan partisipasi apabila didukung oleh pengetahuan keuangan yang kuat. Di antara variabel kontrol, pekerjaan menunjukkan pengaruh yang signifikan, sedangkan jenis kelamin, domisili, dan usia tidak memberikan pengaruh yang konsisten.
Meskipun uji Hosmer–Lemeshow menghasilkan temuan yang beragam, secara keseluruhan kecocokan model, akurasi klasifikasi dan analisa korelasi mengonfirmasi reliabilitas hasil penelitian. Temuan ini menekankan pentingnya peningkatan literasi keuangan serta penyusunan program edukasi keuangan yang disesuaikan dengan kelompok pendapatan dan pendidikan yang berbeda guna memperluas partisipasi investor di Indonesia.
This study examines
the link between financial literacy and participation in the Indonesian stock
market, focusing on the moderating roles of income and education. Data from 250
respondents were analyzed using logistic regression across three models. Model
1 tested the direct effect of financial literacy with demographic controls,
Model 2 added income as a moderator, and Model 3 included education as a
moderator.
The results show that
financial literacy has a strong positive effect on stock market participation.
Income and education have negative main effects, meaning that by themselves
they do not increase participation. However, both significantly strengthen the
effect of financial literacy, suggesting that higher income and better
education only lead to greater participation when combined with strong
financial knowledge. Among control variables, occupation had a significant
effect, while gender, domicile, and age showed no consistent influence.
Although the
Hosmer–Lemeshow test produced mixed results, overall model fit, classification
accuracy, and correlation analysis confirm the reliability of the findings. The
study highlights the importance of improving financial literacy and designing
financial education programs tailored to different income and education groups
to expand investor participation in Indonesia.
Kata Kunci : financial literacy, stock market participation, income, education, logistic regression, Indonesia