Laporkan Masalah

Aplikasi pengolahan citra digital untuk estimasi produksi padi di sebagian kabupaten Cilacap Jawa Tengah

Budi Susanto, Dr. Hartono, DEA., DESS.; Sigit Heru Murti, S.Si, M.Si.

2005 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUH

Penelitian ini bertujuan untuk memilih metode yang paling efektif untuk mengekstraksi informasi umur tanaman padi menggunakan data digital Landsat dan pengolahan citra digital di sebagian daerah Kabupaten Cilacap, yaitu Kecamatan Adipala, Kecamatan Binangun, Kecamatan Jeruklegi, Kecamatan Kesugihan, Kecamatan Kroya, Kecamatan Maos, Kecamatan Nusawungu, dan Kecamatan Sampang. Ekstraksi umur tanaman padi dilakukan dengan menggunakan transformasi indeks vegetasi pada penggunaan lahan sawah tanaman padi. Penggunaan lahan sawah tanaman padi diperoleh dari analisis tabel dua dimensi antara penutup lahan, bentuklahan dan lereng. Informasi penutup lahan diperoleh dari klasifikasi terselia dengan algoritma kemiripan maksimum, bentuklahan diperoleh dari digitasi layar citra komposit 543, dan informasi lereng diperoleh dari analisis digital kenampakan tiga dimensi. Transfromasi indeks vegetasi yang digunakan terdiri atas RVI, NDVI, NDVI, IPVI, SAVI, ARVI, SARVI, dan Tasseled Cap. Pengkelasan umur tanaman padi dibagi menjadi tiga fase pertumbuhan yaitu fase pertumbuhan (growing planting season), fase vegetatif (vegetative season), dan fase panen (harvesting season), merujuk pada penelitian yang dilakukan oleh Chi-Chung Shiao (1998) dan I Made Parsa dkk (1996). Nilai korelasi yang dihasilkan antara fase pertumbuhan tanaman dengan indeks vegetasi mencerminkan pada kemampuan indeks vegetasi dalam mengekstraksi umur tanaman. Pada fase pertumbuhan (growing/planting season nilai korelasi yang paling besar ialah IPVI, yaitu sebesar 0,809. Pada fase vegetatif (vegetative season) nilai korelasi yang paling besar ialah SAVI, yaitu sebesar 0,903. Sementara pada fase panen (harvesting season) nilai korelasi yang paling besar ialah NDVI, yaitu sebesar 0,871. Transformasi indeks vegetasi dengan nilai korelasi yang tertinggi tersebut yang digunakan untuk perhitungan luas tanaman padi tiap fase pertumbuhan tanaman. Hasil perhitungan produksi padi di daerah penelitian untuk masa panen bulan April-Juli sebesar 91879 ton dengan luas panen 16557 ha, sedangkan produksi padi pada tahun 2002 adalah sebesar 268644 ton dengan luas panen 48151 ha. Ketelitian perhitungan produksi padi dibandingkan dengan data sensus pertanian untuk masa panen bulan April-Juli adalah 95,9%, sedangkan untuk produksi tahun 2002 adalah sebesar 90,86 %. Sementara tingkat ketelitian pemetaan penggunaan lahan dari penelitian ini adalah 89,93 %.

-

Kata Kunci : Produksi padi,Pengolahan citra digital,estimasi produksi padi,Cilacap,Jawa Tengah

  1. S1-2005-105791-Abstract.pdf  
  2. S1-2005-105791-Bibliography.pdf  
  3. S1-2005-105791-TableofContent.pdf  
  4. S1-2005-105791-Title.pdf