Laporkan Masalah

Pemanfaatan citra digital landsat 7 ETM untuk penentuan lokasi alternatif bandar udara baru di kabupaten Demak Jawa Tengah

Budi Sulistyo, Dr. Prapto Suharsono, M.Sc.; Drs. Sudaryatno, M.Si.

2005 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUH

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Inventarisasi data fisik lahan di wilayah Kabupaten Demak dari pengolahan citra digital Landsat 7 ETM, (2) menentukan kesesuaian lahan untuk lokasi bandar udara, dan (3) menyusun rekomendasi dan prioritas lokasi bagi bandar udara. Penelitian ini merupakan penelitian awal yang hanya melibatkan sifat fisik lahan secara umum tanpa melibatkan faktor sosial ekonomi. Ekstraksi informasi sebagian parameter fisik lahan menggunakan empat teknik pengolahan citra digital, yaitu: (1) Pra pemrosesan citra (koreksi radiometrik dan geometrik), (2) Penyusunan citra komposit warna 457, (3) Klasifikasi multispektral, (4) Operasi penajaman dengan penajaman kontras dan pemfilteran dengan filter frekuensi tinggi (highpass filter) kernel 3 x 3 untuk meningkatkan interpretabilitas bentuklahan. Data fisik lahan yang diperoleh dari data digital Landsat 7 ETM adalah bentuklahan, penutup lahan, drainase permukaan dan kerawanan bencana yang terdiri dari banjir, erosi dan gerak massa batuan. Dari peta topografi diperoleh data kemiringan lereng. Sedangkan dari analisis sampel tanah hasil kerja lapangan diperoleh data daya dukung tanah dan kembang kerut tanah. Unit pemetaan pada penelitian ini adalah satuan lahan hasil tumpangsusun peta bentuklahan, kemiringan lereng dan penggunaan lahan. Pengharkatan data karakteristik fisik lahan menghasilkan kelas kesesuaian lahan dengan kerawanan bencana sebagai faktor pembatas. Daerah penelitian masuk dalam kelas sesuai (26.572 Ha) dan agak sesuai (13.385 Ha) Hasil ketelitian interpretasi bentuklahan dari citra Landsat 7 ETM adalah 86,6% dan liputan lahan 90%. Penentuan prioritas lokasi dilakukan pada lahan yang telah direkomendasikan. Lahan yang masuk dalam klas prioritas I memiliki sedikit faktor pe?nbatas sehingga dapat dikembangkan sebagai lokasi bandar udara baru. Luas lahan pada prioritas I adalah 17.124 Ha dan lahan prioritas II 54.599 ??. Lahan pada prioritas I dengan intensitas permukiman jarang, direkomendasikan sebagai prioritas utama bagi lokasi bandar udara.

-

Kata Kunci : Citra digital landsat 7 ETM+,Penentuan lokasi,Bandar Udara,Demak,Jawa Tengah

  1. S1-2005-140419-Abstract.pdf  
  2. S1-2005-140419-Bibliography.pdf  
  3. S1-2005-140419-TableofContent.pdf  
  4. S1-2005-140419-Title.pdf