Laporkan Masalah

Agihan potensi daerah resapan air hujan di sebagian sisi selatan gunungapi Merapi antara kali Boyong dan kali Kuning Daerah Istimewa Yogyakarta

Bimo Prasetyotomo, Dr. M. Pramono Hadi, M.Sc.; Sri Rahayu Budiani, S.Si., M.Si.

2005 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi daerah resapan air hujan, khususnya di sebelah selatan Gunungapi Merapi. Daerah ini secara spesifik dibatasi Sugnai Boyong dan Sungai Kuning. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan tumpangsusun beberapa peta yakni peta tekstur tanah, peta lereng dan peta kerapatan vegetasi. Peta kerapatan vegetasi dihitung berdasarkan algoritma NDVI yang diterapkan untuk citra Landsar ETM+. Terhadap masing-masing peta dilakukan pengharkatan dengan klasifikasi tertentu. Kebenaran pemberian harkat pada masing-masing peta masukan dan peta hasil diuji berdasarkan pengematan dan pengukuran lapangan. Penentuan lokasi pengematan lapangan dipilih berdasarkan metode stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah resapan air hujan di daerah penelitian terdiri atas empat daerah potensi resapan berdasarkan klasifikasi Cook. Daerah potensi resapan I (sangat baik) memiliki luas 1899,31 ha, daerah potensi resapan II (baik) seluas 4537,15 ha, daerah potensi resapan III (sedang) seluas 2036,52 ha dan daerah potensi resapan IV (buruk) seluas 83,98 ha. Ditinjau dari faktor penggunaan lahan, daerah resapan potensi I atau sangat baik terdapat pada penggunaan lahan sawah, disusul oleh pemukiman, kebun tegalan dan terakhir tanah kosong.

-

Kata Kunci : daerah resapan, lereng Gunungapi Merapi, tumpangsusun peta, pengharkatan,Pakem,Ngaglik,Depok,Mlati,Sleman,DIY

  1. S1-2005-140619-Abstract.pdf  
  2. S1-2005-140619-Bibliography.pdf  
  3. S1-2005-140619-Title.pdf