Keterlibatan Ibu Bekerja Dalam Pendidikan Literasi Pada Anak Usia Dini Dengan Kemampuan Literasi Tinggi
Mufidatul Khairiyah, Prof.Dr.Tina Afiatin, M.Si., Psikolog.
2025 | Tesis | S2 Magister Profesi Psikologi
Abstrak. Indonesia termasuk negara dengan tingkat literasi rendah. Pada Era Society 5.0, anak perlu dibekali kemampuan berpikir kritis, analisa, dan kreasi. Literasi yang baik membuat seseorang, memiliki kemampuan-kemampuan tersebut lewat membaca ataupun menyimak informasi. Kegiatan literasi dini dapat meningkatkan kemampuan kognitif, meningkatkan kesehatan mental anak, meningkatkan kemampuan bahasa, serta menumbuhkan karakter positif. Salah satu gerakan pemerintah untuk meningkatkan literasi di Indonesia yaitu GLS (Gerakan Literasi Sekolah). Namun, keefektifan GLS masih dalam tahap sosialisasi. Walaupun begitu, terdapat sebuah sekolah di Sleman telah menerapakan GLS dan nampak hal menonjol, yaitu terdapat ibu bekerja yang memiliki tantangan multiperan dalam keterbatasan waktunya, namun anaknya berkemampuan literasi tinggi. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui bagaimana keterlibatan ibu bekerja pada pendidikan literasi anak usia dini dengan kemampuan literasi tinggi. Metode dari penelitian ini menggunakan studi kasus dengan desain single case, pada ibu yang memiliki anak dengan tingkat literasi yang nampak lebih tinggi daripada teman-temannya.
Abstract. Indonesia is a country with low literacy rates. In this Society 5.0 era, it is essential for children to be equipped with critical thinking, analytical, and creative skills. Strong literacy helps individuals develop these abilities through reading and listening to information. Early literacy activities can enhance cognitive development, support mental health, improve language skills, and build positive characters. One of the government's efforts to improve literacy in Indonesia is through Gerakan Literasi Sekolah (GLS). However, the implementation of GLS is still in the socialization phase. Despite this, a school in Sleman has successfully implemented the program. What stands out the most is the role of working mothers whose children attend this school. Even though they juggle different roles and have limited time, their children show strong literacy skills. This study aims to explore how the involvement of these working mothers supports early childhood literacy development. Using a single-case study design, it focuses on mothers whose children demonstrate higher literacy levels than their peers.
Kata Kunci : literasi dini, keterlibatan ibu, multiperan / early literacy, mother involvement, multiple role