Keanekaragaman dan Komposisi Bakterioma Berkaitan dengan Preferensi Oviposisi Keturunan Bactrocera carambolae pada Berbagai Buah Inang
Amellia Christy Maharani, Dr. Suputa, S.P., M.P.; Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D.
2025 | Tesis | S2 Ilmu Hama Tumbuhan
Bactrocera
carambolae merupakan lalat buah polifag yang memanfaatkan hingga 75 jenis tanaman
sebagai inang. Pemilihan inang dipengaruhi oleh faktor genetik dan lingkungan. Selama fase larva, selain
bergantung pada nutrisi dari buah inang, larva B. carambolae juga
membentuk komunitas bakteri (bakterioma) dalam saluran pencernaannya.
Penelitian ini mengintegrasikan analisis keragaman bakterioma dan preferensi
oviposisi untuk mengkaji hubungan buah inang terhadap komposisi bakterioma
larva serta kecenderungan oviposisi generasi berikutnya. Tiga jenis buah tropis
yang digunakan yaitu salak (Salacca zalacca), jambu biji (Psidium guajava),
dan belimbing (Averrhoa carambola). Komunitas bakteri dianalisis dengan
metode next generation sequencing (NGS) gen 16S rRNA. Hasil analisis
keragaman alfa menunjukkan bahwa larva dari belimbing menunjukkan keseimbangan
pada seluruh parameter yang mencerminkan kestabilan komunitas. Uji preferensi
oviposisi menunjukkan bahwa keturunan B. carambolae dari semua jenis
inang cenderung memilih belimbing sebagai tempat oviposisi. Keturunan dari semua jenis inang
menunjukkan preferensi oviposisi yang kuat terhadap belimbing, yang berkaitan
dengan kestabilan komunitas bakterioma serta kandungan senyawa polifenol yang
mendukung pertumbuhan bakteri menguntungkan. Penelitian ini menegaskan bahwa
perilaku oviposisi B. carambolae merupakan hasil interaksi kompleks
antara faktor ekologis, fisiologis, dan mikrobiologis. Penelitian ini juga
memberikan dasar bagi pengembangan strategi pengendalian hama yang
berkelanjutan, seperti pemanfaatan probiotik serangga dan penggunaan belimbing
sebagai tanaman perangkap dalam program Pengendalian Hama Terpadu (PHT).
Bactrocera
carambolae is a polyphagous fruit fly that utilizes up to 75 plant species as
hosts. Host selection is influenced by both genetic and environmental factors.
During the larval stage, in addition to relying on nutrients from the host
fruit, B. carambolae larvae also develop a bacterial community
(bacteriome) within their digestive tract. This study integrated bacteriome
diversity analysis and oviposition preference tests to examine the relationship
between host fruit and the larval bacteriome composition, as well as the
oviposition tendencies of the subsequent generation. Three tropical fruit
species were used: salak (Salacca zalacca), guava (Psidium guajava),
and starfruit (Averrhoa carambola). The bacterial communities were
analyzed using 16S rRNA gene next-generation sequencing (NGS). Alpha diversity
analysis showed that larvae from starfruit exhibited balanced values across all
parameters, indicating a stable microbial community. Oviposition preference
tests revealed that offspring from all host types tended to prefer starfruit
for oviposition. This strong preference is associated with the stable
bacteriome composition in starfruit and the presence of polyphenolic compounds
that support the growth of beneficial bacteria. This study confirms that
oviposition behavior in B. carambolae results from a complex interaction
of ecological, physiological, and microbiological factors. Moreover, the
findings provide a foundation for the development of sustainable pest
management strategies, including the application of insect probiotics and the
use of starfruit as a trap plant in Integrated Pest Management (IPM) programs.
Kata Kunci : bakterioma, B. carambolae, jenis inang, oviposisi, 16S rRNA / bacteriome, B. carambolae, host type, oviposition, 16S rRNA