Laporkan Masalah

Pemanfaatan Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis untuk penentuan kawasan imbuh buatan kab. Sleman

Darwidha Siswanto, Prof. Dr. Dulbahri; Taufik Hery Purwanto, S.Si.; M.Si

2004 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUH

Daerah Kabupaten Sleman merupakan daerah dengan fungsi resapan bagi Kota Yogyakarta Serta Kabupaten Bantul. Daerah ini didominasi oleh material Volkanik Muda Merapi yang cukup tebal dan bersifat relatif porus sehingga mampu meresapkan air secara memadai. Curah hujan yang relatif tinggi menyebabkan daerah ini memiliki potensi untuk meresapkan air yang cukup tinggi. Adanya Perubahan penggunaan lahan yang berupa lahan terbangun mengakibatkan berkurangnya resapan alami sehingga memperbesar runoff. Dengan berkurangnya resapan alami ini maka diperlukan pembuatan resapan buatan untuk mengimbangi berkurangnya resapan oleh lahan terbangun. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji interpretasi penutup lahan dan penggunaan lahan pada citra Landsat ETM+ serta menentukan zonasi daerah imbuh buatan di Kabupaten Sleman. Dalam Penelitian ini secara khusus jenis imbuh buatan yang diteliti adalah embung, sumur resapan, kolam ikan, rorak, dan saluran peresap. Untuk mencapai tujuan ini maka dilakukan ekstraksi pada citra Landsat ETM+ dengan bantuan foto udara sehingga diperoleh peta penutup lahan dan penggunaan lahan. Selain itu juga diperlukan peta geologi dan tanah sebagai parameter. Semua peta tematik tersebut disatukan dalam pemodelan Sistem Informasi Geografis melalui pemodelan biner pada peta penggunaan lahan, peta penutup lahan, peta geologi, dan peta jenis tanah sehingga diperoleh Peta Zonasi Kawasan Imbuh Buatan. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa secara umum kondisi resapan Kabupaten Sleman masih baik ditinjau dari luasan wilayah Endapan Merapi Muda (92.79%). Ketelitian Interpretasi Citra Landsat ETM+ yang dihasilkan dalam penelitian adalah 90.81%. Dalam penelitian ini diperoleh pula luasan yang sesuai untuk embung sebesar 5.043,35 ha (8.76%), Sumur resapan 11.883,92 ha (20,64%), kolam ikan, rorak, dan saluran peresap 0.819 ha (36,16%), sedangkan daerah yang tidak sesuai seluas 19.826 (34,44%).

-

Kata Kunci : Kawasan imbuh buatan,Penginderaan jauh,sistem informasi geografis,Sleman,DIY

  1. S1-2004-122424-Abstract.pdf  
  2. S1-2004-122424-TableofContent.pdf  
  3. S1-2004-122424-Title.pdf