Laporkan Masalah

PARADOKS IMPIAN AMERIKA: PENGALAMAN IMIGRAN KOREA DI MINARI

Gilang Hardian, Achmad Munjid, M.A., Ph.D.

2025 | Tesis | MAGISTER PENGKAJIAN AMERIKA

Penelitian ini menganalisis film Minari (2020) karya Lee Isaac Chung untuk mengkaji pengejaran American Dream oleh sebuah keluarga imigran Korea di Amerika Serikat. Penelitian ini memiliki dua tujuan. Pertama, untuk mengidentifikasi bagaimana tokoh utama, Jacob Yi, memenuhi hierarki kebutuhan Maslow dalam usahanya meraih kehidupan yang lebih baik. Kedua, untuk mengeksplorasi bagaimana keluarga tersebut mengalami paradoks American Dream, yang menjanjikan kesempatan yang sama tetapi sering kali mengecualikan kelompok imigran dan minoritas.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data primer diperoleh dari adegan, dialog, dan tindakan dalam film, sedangkan data sekunder berasal dari buku, artikel jurnal, tesis, dan sumber akademik lainnya. Analisis tematik digunakan untuk menafsirkan data dengan dua kerangka teori: Hierarki Kebutuhan Maslow dan Kajian Amerika Post-Nasionalis. Teori Maslow menyoroti bagaimana keluarga berusaha memenuhi kebutuhan dasar, emosional, hingga aktualisasi diri, sedangkan pendekatan post-nasionalis digunakan untuk melihat bagaimana perjuangan mereka mengungkap kesenjangan antara janji dan realitas Amerika.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga Yi mengalami ketahanan sekaligus keterbatasan dalam mengejar American Dream. Tekad Jacob mencerminkan harapan dan kegigihan, namun keluarga juga menghadapi kesulitan finansial, isolasi budaya, dan akses terbatas terhadap peluang. Cinta, rasa memiliki, serta identitas budaya muncul sebagai hal yang sama pentingnya dengan kesuksesan materi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa American Dream tidak dapat diakses secara merata, dan pengalaman imigran dalam Minari mengungkap baik perjuangan maupun kekuatan dalam membangun kehidupan di antara dua budaya.

This study analyzes the movie Minari (2020) by Lee Isaac Chung to examine the pursuit of the American Dream among a Korean immigrant family in the United States. The research has two objectives. The first is to identify how the main character, Jacob Yi, fulfills Maslow’s hierarchy of needs in his pursuit of a better life. The second is to explore how the family experiences the paradox of the American Dream, which promises equal opportunity but often excludes immigrants and minority groups.
The research applies a qualitative descriptive method. Primary data are taken from scenes, dialogues, and actions in the movie, while secondary data are drawn from books, journal articles, theses, and other academic sources. Thematic analysis is used to interpret the data, guided by two theoretical frameworks: Maslow’s hierarchy of needs and Post-Nationalist American Studies. Maslow’s theory highlights how the family strives to meet basic, emotional, and self-actualization needs, while the post-nationalist approach examines how their struggles reveal the gap between America’s promises and realities.
The findings indicate that the Yi family experiences both resilience and limitation in their pursuit of the American Dream. While Jacob’s determination reflects hope and perseverance, the family also faces financial hardship, cultural isolation, and limited access to opportunities. Love, belonging, and cultural identity emerge as equally important as material success. The study concludes that the American Dream is not equally accessible and that immigrant experiences in Minari reveal both the struggles and strengths of building a life between two cultures.

Kata Kunci : Minari, American Dream, Korean Immigrant Family, Maslow’s Hierarchy of Needs, Post-Nationalist American Studies

  1. S2-2025-525356-abstract.pdf  
  2. S2-2025-525356-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-525356-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-525356-title.pdf