Evaluasi Kinerja Skylight Untuk Optimasi Pencahayaan Alami Pada Bangunan Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM
Muhammad Rafif Taqiyuddin, Ir. Sentagi Sesotya Utami, S.T., M.Sc., Ph.D., IPU. ; Prof. Dr. Ir. Faridah, S.T., M.Sc., IPU.
2025 | Skripsi | FISIKA TEKNIK
Kenyamanan ruang adalah salah satu tuntutan utama pada bangunan hijau karena akan berpengaruh pada produktivitas dan kesehatan penghuninya. Kenyamanan visual menjadi salah satu faktor penting dalam pemenuhan aspek kenyamanan ruang, sehingga penting memperhatikan aspek pencahayaan pada bangunan. Optimalisasi pencahayaan alami sebagai sumber penerangan bangunan dapat dilakukan dengan cara pemaksimalan bukaan-bukaan pada bangunan, seperti penggunaan skylight. Pemanfaatan pencahayaan alami juga menghadapi tantangan apabila mempunyai intensitas cahaya berlebih yang menyebabkan ketidaknyamanan karena timbulnya silau (glare). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja pencahayaan alami melalui skylight pada bangunan Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM dengan menggunakan parameter Daylight Factor (DF) dan Daylight Glare Probability (DGP).
Pengukuran iluminansi dan pengambilan citra gambar ruangan dilakukan pada enam ruang di sekitar skylight yang dijadikan objek pengukuran, dengan kondisi overcast sky. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai DF di seluruh titik pengukuran tidak memenuhi standar nilai ?DF?_(rata-rata) yang didapat dari rasio tingkat pencahayaan rata-rata minimum ruangan (E_(rata-rata)) dan tingkat iluminansi pada overcast sky (10.000 lux) berdasarkan SNI 6197:2020. Sejalan dengan hasil DF, hasil analisis DGP menunjukkan bahwa potensi terjadinya silau berada dalam kategori tidak mengganggu (imperceptible glare).
Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa meskipun tingkat pencahayaan alami belum optimal, risiko ketidaknyamanan visual akibat silau dari skylight tergolong rendah. Perlu dilakukan strategi peningkatan dan pemanfaatan pencahayaan alami di GIK UGM.
Room comfort is one of the main demands on green buildings because it will affect the productivity and health of its occupants. Visual comfort is one of the important factors in fulfilling the comfort aspect of the space, so it is important to pay attention to the lighting aspect of the building. Optimizing natural lighting as a source of building lighting can be done by maximizing openings in the building, such as the use of skylight. The use of natural lighting also faces challenges if it has excessive light intensity which causes discomfort due to glare. This study aims to evaluate the performance of natural lighting through skylights in the UGM Innovation and Creativity Center (GIK) building using Daylight Factor (DF) and Daylight Glare Probability (DGP) parameters.
Illumination
measurements and room imagery were taken in six rooms around the skylight which
were used as measurement objects, with overcast sky conditions. The results
showed that the DF value at all measurement points did not meet the standard of
the
Based on the results of the study, it can be concluded that although the level of natural lighting is not optimal, the risk of visual discomfort due to glare from skylights is relatively low. It is necessary to carry out a strategy to improve and utilize natural lighting at GIK UGM.
Kata Kunci : Skylight, Pencahayaan Alami, Daylight Factor, Daylight Glare Probability, Kenyamanan Visual, GIK UGM.