Laporkan Masalah

Pemanfaatan data digital satelit landsat 7 ETM+ dan SIG untuk evaluasi kesesuaian lahan tambak ikan di wilayah pesisir Rembang dan Pati

Bayu Prayudha, Dr. Hartono, DEA., DESS.; Taufik Hery Purwanto, S.Si., M.Sc.

2004 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUH

Secara umum produktivitas tambak masih tergolong rendah yaitu 346.214 ton pada tahun 1994 dengan kenaikan rata-rata sebesar 9,45%. Rendahnya produktivitas tambak disebabkan berbagai faktor yang pada dasarnya berkisar pada penilaian lokasi yang kurang sesuai, pengelolaan tambak yang tidak memadai, dan tidak mempertimbangkan daya dukung lahan. Pemilihan lahan yang sesuai untuk tambak ikan dapat dilakukan dengan menggunakan metode evaluasi kesesuaian lahan yang memanfaatkan data penginderaan jauh yaitu Landsat 7 ETM+ dan Sistem Informasi Geografis. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat ketelitian citra Landsat 7 ETM+ untuk memperoleh data parameter fisik lahan yang digunakan untuk kesesuaian lahan tambak ikan di wilayah pesisir Rembang dan Pati, Jawa Tengah. Penelitian dilakukan di wilayah pesisir Rembang dan Pati, dengan luas daerah penelitian sebesar 33.562,2 Ha. Sumber data utama dalam penelitian ini adalah citra satelit Landsat 7 ETM+ Path 119/ Row 65 tahun perekaman 2002. Selain data penginderaan jauh digunakan pula sumber data bantu berupa Peta Topografi, Peta Tanah, Data Pasut, dan Data Curah Hujan. Parameter yang digunakan untuk evaluasi kesesuaian lahan tambak ikan ini meliputi bentuklahan, penggunaan lahan, tekstur tanah, kemiringan lereng, curah hujan, salinitas, suhu air, dan buffer jalan utama. Metode Evaluasi Kesesuaian Lahan yang digunakan adalah matching yaitu dengan cara mencocokan karakteristik fisik lahan dengan prasyarat lahan yang telah ditentukan. Untuk penentuan lahan yang diprioritaskan bagi pengembangan lahan tambak ikan digunakan pertimbangan penggunaan lahan saat ini dan buffer jalan utama. Uji ketelitian dilakukan untuk menguji ketelitian hasil interpretasi citra Landsat 7 ETM+ dan diperoleh hasil 82,61% untuk ketelitian interpretasi bentuklahan dan 86,96% untuk ketelitian interpretasi penggunaan lahan. Hasil dari penelitian ini berupa kesesuaian lahan tambak ikan di wilayah pesisir Rembang dan Pati dan daerah yang diprioritaskan. Daerah prioritas I memiliki luas sebesar 30,17% dari luas keseluruhan dan terdapat pada daerah pantai sepanjang Tayu hingga Kaliori dan sebagian kecil di sebelah Timur Kota Rembang. Daerah Prioritas II memiliki luas sebesar 9,13% dari luas keseluruhan dan sebarannya terdapat pada Kecamatan Margoyoso, Jetak, Karangrejo, Juwana dan Lasem. Daerah yang tidak diprioritaskan memiliki luas 60,70% dari luas keseluruhan daerah penelitian. Parameter fisik lahan dan aksesibilitas yang dapat diperoleh dari citra satelit Landsat 7 ETM+ antara lain: bentuklahan, tekstur tanah, penggunaan lahan, dan jalan utama.

-

Kata Kunci : Evaluasi lahan,Data digital,Citra landsat 7ETM+,sistem informasi geografis,kesesuaian lahan,Tambak Ikan,Rembang,Pati,Jawa Tengah

  1. S1-2004-122289-Abstract.pdf  
  2. S1-2004-122289-Bibliography.pdf  
  3. S1-2004-122289-TableofContent.pdf  
  4. S1-2004-122289-Title.pdf