Laporkan Masalah

Determinan Pengungkapan Emisi Karbon: Kesiapan Perusahaan dalam Pengadopsian IFRS S2

Miftah Ramadhanty, Singgih Wijayana, S.E., M.Si., Ph.D.

2025 | Tesis | S2 Ilmu Akuntansi/Akuntansi Terapan

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisis dan memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh dari policy supporter, supply chain carbon footprint¸ dan partisipasi di CDP terhadap tingkat pengungkapan emisi karbon.

Metode penelitian – Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan sampel yang digunakan sebanyak 97 perusahaan yang terdaftar di BEI selama periode tiga tahun (2021-2023). Data pengungkapan emisi karbon diperoleh dari laporan tahunan atau laporan keberlanjutan masing-masing perusahaan. Indikator yang digunakan berdasarkan checklist dari CDP questionnaire 2024 yang selaras dengan IFRS S2.

Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan policy supporter dengan peran khusus terkait lingkungan adalah pendorong dalam pengungkapan emisi karbon yang lebih komprehensif. Selanjutnya, hasil uji regresi juga menunjukkan bahwa perusahaan yang mengukur emisi scope 3 (supply chain carbon footprint) dan berpartisipasi dalam CDP insiatif berpengaruh positif terhadap tingkat pengungkapan emisi karbon yang lebih tinggi. Ketiga variabel tersebut juga merupakan pendorong dalam pengungkapan emisi karbon yang selaras dengan IFRS S2.

Batasan/Implikasi – Penelitian ini terbatas pada tiga variabel terkait determinan pengungkapan emisi karbon dan diteliti hanya dalam jangka waktu tiga tahun (2021-2023). Selain itu, pengukuran pengungkapan emisi karbon hanya diukur menggunakan indikator tertentu.

Orisinalitas – Penelitian sebelumnya yang mengkaji pengungkapan emisi karbon di Indonesia lebih banyak berfokus pada karakteristik perusahaan, kepemilikikan insititusional, gender diversity, dan tipe industri. Sementara itu, tata kelola lingkungan, inisiatif lingkungan, dan jejak karbon masih jarang diteliti. Selain itu, penelitian ini mengisi kesenjangan dalam penelitian sebelumnya dengan menggunakan pengukuran pengungkapan dengan indikator terbaru, yaitu CDP questionnaire 2024, yang telah selaras dengan IFRS S2. Penggunaan indikator ini juga untuk melihat kesiapan perusahaan dalam pengadopsian IFRS S2.


Purpose – This study aims to analyze and provide empirical evidence regarding the influence of policy supporters, supply chain carbon footprint, and subscription to CDP on the level of carbon emission disclosure.

Research Methods – This research employed a quantitative approach, using a sample of 97 companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) over three years (2021–2023). Carbon emission disclosure data were obtained from each company's annual report or sustainability report. The disclosure indicators are based on the CDP questionnaire 2024 checklist, which has been aligned with IFRS S2.

Findings – The results indicate that the presence of a policy supporter with specific responsibilities related to environmental issues serves as a driver for more comprehensive carbon emission disclosure. Furthermore, regression analysis also shows that companies measuring scope 3 emissions (supply chain carbon footprint) and participating in CDP initiatives tend to disclose carbon emissions at a higher level. These three variables are also key drivers in aligning carbon emission disclosure with IFRS S2.

Limitations/Implications - This study is limited to three variables as determinants of carbon emission disclosure and covers only three years (2021–2023). In addition, the disclosure measurement relies solely on selected indicators.

Originality - Previous studies on carbon emission disclosure in Indonesia have generally focused on firm characteristics such as institutional ownership, gender diversity, and industry type. In contrast, aspects such as environmental governance, environmental initiatives, and carbon footprint have received relatively limited attention. This study aims to fill that gap by using the latest disclosure measurement indicators, namely the 2024 CDP Questionnaire, which is aligned with IFRS S2. These indicators are also utilized to evaluate companies’ readiness for the adoption of IFRS S2.


Kata Kunci : Pengungkapan emisi karbon, Indonesia, CDP questionnaire 2024, IFRS S2/ Carbon emission disclosure, Indonesia, CDP questionnaire 2024, IFRS S2

  1. S2-2025-524788-abstract.pdf  
  2. S2-2025-524788-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-524788-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-524788-title.pdf