Laporkan Masalah

Hubungan Kepatuhan Konsumsi Obat Antidiabetes Dengan Kadar Gula Darah Sewaktu Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM

Hafiyyandzika Nur Aghniatamma, Dr. dr. Rustamaji, M.Kes. ; Prof. Dr. Mustofa, M.Kes., Apt

2025 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran Dasar dan Biomedis

Latar Belakang : Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat di Indonesia. Pengendalian kadar glukosa darah sangat bergantung pada kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat antidiabetes. Namun, kepatuhan pasien masih menjadi tantangan, dan studi di Indonesia masih terbatas. Oleh karena itu, penting untuk meneliti hubungan antara kepatuhan konsumsi obat antidiabetes dengan kadar gula darah sewaktu pada pasien DMT2.


Tujuan : Menganalisis hubungan kepatuhan konsumsi obat antidiabetes dengan kadar gula darah sewaktu serta faktor-faktor yang memengaruhinya pada pasien DMT2 di RSA UGM.


Metode : Penelitian ini merupakan studi observasional dengan desain cross-sectional yang dilakukan di Rumah Sakit Akademik UGM. Subjek penelitian adalah pasien DMT2 yang mengonsumsi obat antidiabetes, dipilih melalui metode purposive sampling. Data diperoleh secara retrospektif dari rekam medis dan wawancara pasien menggunakan kuesioner MMAS-8 untuk menilai kepatuhan konsumsi obat. Kadar gula darah sewaktu digunakan sebagai indikator kondisi kegawatdaruratan.


Hasil : Mayoritas pasien DMT2 berusia ?45 tahun, perempuan, memiliki pendidikan tinggi, dan bekerja. Terdapat hubungan signifikan antara kepatuhan minum obat dengan kadar gula darah dengan nilai (p=0,041) dengan nilai odds ratio (OR) 0,333. Pada kepatuhan minum obat dengan faktor usia, jenis kelamin, pendidikan, dan status pekerjaan didapatkan nilai (p<0 xss=removed xss=removed>0,05). 


Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan konsumsi obat antidiabetes dengan kadar gula darah sewaktu pada pasien DMT2 di Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM, Kepatuhan konsumsi obat dan kadar gula darah sewaktu pada pasien DMT2 dipengaruhi oleh usia, jenis kelamin, pendidikan, dan status pekerjaan. Pasien dengan usia >45 tahun, laki-laki, berpendidikan tinggi, dan tidak bekerja cenderung lebih patuh, namun tetap berisiko memiliki kadar gula darah tidak terkendali.


Background: Type 2 diabetes mellitus (T2DM) is a chronic disease with increasing prevalence in Indonesia. Controlling blood glucose levels is highly dependent on patient compliance in taking oral antidiabetic drugs (OAD). However, patient compliance is still a challenge, and studies in Indonesia are still limited. Therefore, it is important to examine the relationship between compliance in taking OAD and random blood sugar levels in T2DM patients.

Objective: To analyze the relationship between compliance in taking antidiabetic drugs and random blood sugar levels and the factors that influence them in T2DM patients at RSA UGM.

Methods: This study is an observational study with a cross-sectional design conducted at the UGM Academic Hospital. The subjects were T2DM patients taking antidiabetic drugs, selected through a purposive sampling method. Data were obtained retrospectively from medical records and patient interviews using the MMAS-8 questionnaire to assess compliance with taking medication. Random blood sugar levels were used as an indicator of emergency conditions.
Results: The majority of T2DM patients are aged ?45 years, female, highly educated, and employed. There is a significant association between medication adherence and blood glucose levels with a p-value of 0.041 and an odds ratio (OR) of 0.333. When examining medication adherence in relation to age, gender, education, and employment status, p-values <0 xss=removed>0.05).s
Conclusion: There was a significant relationship between antidiabetic medication adherence and random blood sugar levels in T2DM patients at the Gadjah Mada University Academic Hospital (RSA). Medication adherence and random blood sugar levels in T2DM patients were influenced by age, gender, education, and employment status.


Kata Kunci : Diabetes Mellitus Tipe 2, Faktor Kepatuhan, Gula Darah Sewaktu, Kepatuhan Minum Obat

  1. S2-2025-495335-abstract.pdf  
  2. S2-2025-495335-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-495335-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-495335-title.pdf