Laporkan Masalah

Kontribusi Perhutanan Sosial Terhadap Pendapatan Masyarakat Di Kelompok Usaha Perhutanan Sosial Gatep Lawas Hutan Desa Ambengan

Shabrina Hastu Nur Ainina, Dr. Silvi Nur Oktalina, S.Hut., M. Si.

2025 | Tugas Akhir | D4 PENGELOLAAN HUTAN

Perhutanan Sosial merupakan program pemerintah yang memberikan akses legal kepada masyarakat dalam mengelola kawasan hutan secara lestari dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk pengelolaan usaha yang dijalankan oleh Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Gatep Lawas, dan menghitung kontribusi kegiatan Perhutanan Sosial terhadap pendapatan masyarakat di Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Gatep Lawas. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei melalui observasi, wawancara, dan kuesioner. Analisis kontribusi serta paired sample t-test digunakan untuk mengetahui dampak pendapatan Perhutanan Sosial secara statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan utama Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Gatep Lawas adalah wisata jasa lingkungan (river tubing) dan usaha tanaman Multi Purposes Trees Species. Kontribusi pendapatan dari Perhutanan Sosial mencapai 13,16?ri total pendapatan masyarakat, dengan wisata jasa lingkungan sebagai penyumbang terbesar. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa kegiatan Perhutanan Sosial berkontribusi secara signifikan nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa hutan.

Social Forestry is a government program that provides legal access for communities to manage forest areas in a sustainable manner. This study aims to identify the types of business management implemented by the Gatep Lawas Social Forestry Business Group (KUPS) and measure the contribution of Social Forestry activities to the income of its members. The research employs a quantitative descriptive method with a survey approach, utilizing observation, interviews, and questionnaires. Contribution analysis and paired sample t-test were applied to statistically assess the impact of Social Forestry income. The findings reveal that the primary activities of the Gatep Lawas KUPS are environmental service-based tourism (river tubing) and Multi-Purpose Tree Species cultivation. The income contribution from Social Forestry accounts for 13.16% of total community income, with eco-tourism being the largest contributor. Statistical analysis confirms that Social Forestry activities significantly enhance the welfare of forest village communities.

Kata Kunci : Perhutanan Sosial, KUPS, Pendapatan Masyarakat, wisata jasa lingkungan, Hutan Desa

  1. D4-2025-482650-abstract.pdf  
  2. D4-2025-482650-tableofcontent.pdf  
  3. D4-2025-482650-title.pdf