RIP current: ciri-ciri, posisi, dan prediksi siklus pergeserannya dikawasan pantai Parangtritis Daerah Istimewa Yogyakarta
Bekti Sukirman, Drs. Sunarto, M.S.
2003 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANPemanfaatan pantai yang semakin intensif dan adanya kerusakan pantai akibat erosi, telah mendorong diadakannya penelitian ini. Penelitian ini mengambil judul mengenai analisis morfodinamika Pantai Ampenan, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis proses dinamika yang telah terjadi di kawasan Pantai Ampenan. Penelitian ini juga ingin mengetahui parameter oseanografi yang paling berperan dalam proses erosi dengan menentukan tipe empasan gelombang (abrasif atau akresif). Penelitian dilakukan dengan metode survei yang menggunakan teknik purposive sampling untuk pengambilan data sedimen pantai. Data yang dikumpulkan meliputi profil lereng pantai, pasangsurut dan gelombang, kecepatan dan arah arus, kecepatan dan arah angin, serta ukuran butir sedimen pantai. Semua parameter tersebut digunakan untuk mengetahui proses erosi dan deposisi yang terjadi di daerah penelitian. Pengamatan dan pengukuran data tersebut dilakukan pada titik-titik yang telah ditentukan berdasarkan survei lapangan, dan memperhatikan kenampakan yang ada di sepanjang garis pantai. Hasil pengolahan data dan pengukuran langsung dianalisis secara deskriptif untuk dapat memahami fenomena morfodinamika pantai yang terjadi di daerah penelitian. Hasil penelitian terlihat bahwa arus sejajar pantai dan kecepatan gelombang adalah parameter oseanografi yang paling berperan dalam terjadinya proses erosi dan deposisi. Tipe empasan yang umum terjadi adalah surging breaker yang termasuk tipe abrasif. Proses erosi yang intensif terjadi karena gelombang yang terjadi mempunyai tenaga penghancur yang besar. Proses erosi yang terjadi menyebabkan terjadinya kemunduran garis pantai yang termasuk cepat.
-
Kata Kunci : RIP current pantai,Siklus pergeseran RIp current,Kretek,Bantul,DIY