Partisipasi Perempuan dalam Program Pemberdayaan Berbasis Komunitas dan Akses Layanan Keuangan Mikro Terhadap Luaran Ekonomi Rumah Tangga di Kawasan Timur Indonesia
Maria Yuvita Gobay, Prof. Catur Sugiyanto, MA., Ph.D; Gumilang Aryo Sahadewo, MA., Ph.D
2025 | Disertasi | S3 Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh hubungan partisipasi perempuan dalam program pemberdayaan berbasis komunitas dan akses layanan keuangan mikro terhadap luaran ekonomi rumah tangga di Kawasan Indonesia Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data mikro yang bersumber dari Indonesia Family Life Survey (IFLS) East, 2012. Analisis ini menggunakan model estimasi Instrumental Variabel 2SLS (IV/2SLS). Hasil penelitian menunjukkan partisipasi perempuan dalam program PKK berpengaruh positif secara signifikan terhadap pengeluaran per kapita rumah tangga. Variabel kontrol yang signifikan meliputi pendidikan perempuan, pendidikan kepala rumah tangga, jumlah anggota rumah tangga, jumlah tanggungan dalam rumah tangga, total asset rumah tangga, perempuan berdomisili di perkotaan, perempuan pengelola keuangan rumah tangga. Sedangkan akses layanan keuangan mikro berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pendapatan perempuan dengan variabel kontrol yang signifikan yaitu, usia, pendidikan perempuan, status pekerjaan, jumlah anggota rumah tangga, jumlah tanggungan rumah tangga, perempuan sebagai kepala rumah tangga, dan diijinkan bekerja atau berusaha.
This study aims to analyze the impact of women's participation in community-based empowerment programs and access to microfinance services on household economic outcomes in Eastern Indonesia. The research employs a quantitative approach using micro data sourced from the Indonesia Family Life Survey (IFLS) East, 2012. The analysis utilizes the 2SLS Instrumental Variables (IV/2SLS) estimation model. The findings indicate that women's participation in the PKK program has a significant positive effect on per capita household expenditure. Significant control variables include women's education, head of household's education, household size, number of dependents, total household assets, urban residence of women, and women's management of household finances. Meanwhile, access to microfinance services has a negative and insignificant effect on women's income, with significant control variables such as age, women's education, employment status, household size, number of dependents, women as heads of households, and the permission to work or engage in business activities.
Kata Kunci : Program Pemberdayaan Berbasis Komunitas, PKK, Keuangan Mikro KUR atau non-KUR, Kawasan Timur Indonesia