Pengaruh Silsilah Keluarga Positif Terhadap Manifestasi Skizofrenia Pada Penderita Rawat Inap RSUP Dr. Sardjito 1 Januari – 31 Desember 1993
Budi Suryanto, Dr. Moetrarsi
1996 | Skripsi | S1 KEDOKTERANDilakukan penelitian secara retrospektif dengan judul "Pengaruh Silsilah Keluarga Positif terhadap Manifestasi Skizofrenia pada Penderita Rawat Inap Bangsal Jiwa RSUP Dr. Sardjito, 1 Januari - 31 Desember 1993". Latar Belakang Penelitian: Skizofrenia merupakan bentuk psikosa yang sering dijumpai di mana-mana sejak dahulu kala dan menurut rekam medis 1993 merupakan kasus terbanyak ( 62,3 % ) dibandingkan gangguan jiwa lain. Pada umumnya keluarga akan cemas dan malu bila memiliki anggota keluarga yang menderita Skizofrenia karena vonis masyarakat berlaku selamanya, padahal pengaruh keturunan tidaklah sederhana. Kepentingan Permasalahan : selama ini vonis masyarakat sangat merugikan penderita Skizofrenia dan keluarganya, sedangkan pengetahuan etiologi dan patogenesisnya masih sangat kurang. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi masukan dalam konsultasi perkawinan dan menjadi bahan pendidikan bagi masyarakat. Cara Penelitian : dari rekam medis tercatat 388 pasien, berhasil didapat 309 pasien terdiri 140 pasien penderita Skizofrenia, 110 non Skizofrenia ,59 pasien tidak memenuhi syarat penelitian ini Sisanya 84 pasien tidak ditemukan dalam dua kali pencarian. Hasil dan Pembahasan : tidak ada perbedaan bermakna antara silsilah positif dan negatif pada manifestasi Skizofrenia. Penelitian ini juga membahas jenis hubungan keluarga, jumlah saudara kandung, pasien sulung dan bungsu, jenis kelamin pasien, status perkawinan, faktor presipitasi, dan daerah asal pasien. Kesimpulan : faktor keturunan adalah perlu dalam perkembangan Skizofrenia, tetapi tidak cukup untuk menjelaskan terjadinya Skizofrenia.
Kata Kunci : Penderita, Skizofrenia, Silsilah keluarga