Praktik Sosial Emosi Guru Muda di Sekolah Menengah Pertama
Azizah Pangestika Suistyani, Edilburga Wulan Saptandari, S.Psi., M.Psi., Ph.D., Psikolog
2025 | Tesis | S2 Magister Profesi Psikologi
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan gambaran praktik sosial emosi pada guru muda di SMP serta tantangan dalam praktik sosial emosi tersebut. Partisipan pada penelitian ini adalah 3 orang guru muda yang terdiri dari satu guru muda laki-laki dan dua guru muda perempuan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian terkait praktik sosial emosi guru muda menunjukkan bahwa ketiga partisipan memberikan respon emosi yang adaptif dalam mengelola emosi yang dirasakan di awal masa mengajar. Partisipan penelitian juga melakukan berbagai upaya untuk membangun relasi yang positif baik dengan siswa maupun rekan guru. Guru muda juga melakukan strategi penyelesaian masalah dengan menggunakan metode pembelajaran adaptif, menyusun skala prioritas dalam menuntaskan tugas serta melibatkan peran orang tua. Akan tetapi keterbatasan akan pengalaman dan pengetahuan guru mengenai praktik sosial emosi yang didapatkan selama masa pendidikan membuat guru perlu beradaptasi di awal masa mengajarnya. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya memberikan kesempatan bagi calon guru untuk mendapatkan banyak pengalaman terjun langsung ke dalam kelas sebelum memulai karir mengajarnya.
This study aimed to describe the social emotional practices of novice teachers in junior high schools, as well as the challenges they encounter in these practices. The participants were three novice teachers: one male and two females. This research used a qualitative method with a case study approach. Data analysis was conducted using thematic analysis. The findings regarding the novice teachers' social emotional practices indicate that all three participants displayed adaptive emotional responses in managing the emotions they felt during their initial teaching period. The participants also made various efforts to build positive relationships with both students and fellow teachers. Novice teachers further employed problem-solving strategies, including using adaptive learning methods, prioritizing tasks, and parents' involvement. However, the limited experience and knowledge of emotional and social practices gained during their education meant these teachers needed to adapt significantly in the early stages of their careers. The implication of this study is the importance of providing opportunities for prospective teachers to gain extensive direct classroom experience before starting their teaching careers.
Kata Kunci : Praktik Sosial Emosi, Guru Muda, Sekolah Menengah Pertama