Laporkan Masalah

Pola Epilepsi di RSUP Dr. Sardjito Periode Tahun 1990-1991

Suryatan, Dr. Imam Rusdi

1993 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Epilepsi masih merupakan masalah yang cukup rumit baik bagi para dokter maupun bagi kalangan masyarakat awam. Diagnosis dan terapi yang tepat merupakan tantangan bagi para dokter. Masalah psikososial merupakan masalah yang cukup mengganggu ketentraman para penderita dan orang tua/keluarga. Penelitian ini merupakan penelitian retrospektif analitik untuk mengetahui beberapa faktor yang mempengaruhi kejadian epilepsi bagi para penderita epilepsi yang dirawat inap di RSUP Dr. sardjito, antara tahun 1990 sampai tahun 1991. Subyek penelitian diidentifikasi menurut umur, jenis kelamin, etiologi, jenis-jenis serangan, lamanya perawatan, perawatan bangsal, diagnosis, jenis-jenis pengobatan, frekuensi jenis serangan menurut jenis kelamin. Hasil penelitian didapatkan 99 kasus penderita epilepsi yang dirawat inap di RSUP Dr. Sardjito, baik yang di diagnosis tunggal epilepsi maupun yang di diagnosis epilepsi dengan komplikasi penyakit-penyakit lain.53,5% kasus merupakan diagnosis tunggal epilepsi dan 46,5% kasus merupakan diagnosis epilepsi dengan komplikasi penyakit- penyakit lain. Didapatkan penurunan angka kejadian epilepsi dari 59,6% kasus menjadi 40,4% kasus. Golongan umur antara O- lD tahun dan golongan umur antara 10 - 20 tahun merupakan golongan umur yang paling banyak mendapat epilepsi, masing-masing angka prosentasenya 45,5% dan 22,2% kasus. Faktor etiologi yang paling banyak sebagai penyebab epilepsi yaitu faktor etiologi idiopatik sebesar 69,7% kasus. Pemakaian obat Fenitoin dalam bentuk tunggal menduduki urutan paling banyak dibanding dengan OAE lain yaitu sebesar 44,4%. Jenis serangan general pada perempuan lebih banyak didapatkan dari pada laki-laki dengan masing-masing prosentase 19~2% dan 8%. Diagnosis epilepsi dengan komplikasi didapatkan sebesar 40,5?' kasus sedangkan diagnosis epilepsi tunggal didapatkan 59,6% kasus. Saran dari penelitian adalah perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan subyek penelitian tidak hanya penderita epilepsi yang dirawat inap tetapi juga pada penderita epilepsi yang dirawat jalan sehingga dapat memberikan hasil penelitian yang lebih lengkap.

Kata Kunci : Epilepsi, Diagnosis, terapi, Masalah psikososial

  1. S1-FKU_1993-Suryatan-Abstract.pdf  
  2. S1-FKU_1993-Suryatan-Bibliography.pdf  
  3. S1-FKU_1993-Suryatan-TableofContent.pdf  
  4. S1-FKU_1993-Suryatan-Title.pdf