Laporkan Masalah

Hubungan persepsi dan pengetahuan orang tua tentang penyakit tuberkulosis dengan kepatuhan pengobatan tuberkulosis pada anak di Kabupaten Purworejo

TARIHORAN, Yessica H, Prof.dr. Djaswadi Dasuki, MPH.,Sp.OG.,Ph.D

2004 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar belakang: Tuberkulosis anak hampir selalu didapat dari penularan tuberkulosis paru dewasa, selama tuberkulosis paru dewasa masih menjadi permasalahan maka tuberkulosis anak akan tetap menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Salah satu hambatan pemberantas tuberkulosis yaitu jenis obat, dosis, jangka waktu pengobatan. Tujuan: Khusus untuk mengetahui hubungan antara persepsi dan pengetahuan orang tua tentang penyakit tuberkulosis dengan kepatuhan pengobatan tuberkulosis pada anak dan mengetahui faktor-faktor yang lebih berpengaruh terhadap kepatuhan pengobatan tuberkulosis pada anak. Metode penelitian: Rancangan penelitian case-control study. Subjek penelitian 122 orang tua yang anaknya tidak patuh dan patuh melaksanakan pengobatan tuberkulosis. Metode analisis yang digunakan adalah analisis univariat, analisis bivariat, analisis multivariat. Hasil: Orang tua yang berpersepsi positif menunjukkan hubungan yang signifikan (p=0,001) dengan nilai OR=4,595. Pengetahuan orang tua yang tinggi menunjukkan hubungan yang signifikan (p=0,018) dengan nilai OR=2,837. Faktor yang lebih berpengaruh terhadap kepatuhan pengobatan tuberkulosis pada anak yaitu persepsi. Kesimpulan: Persepsi dan pengetahuan tentang penyakit tuberkulosis pada orang tua berhubungan dengan kepatuhan pengobatan tuberkulosis pada anak. Faktor yang lebih berpengaruh terhadap kepatuhan pengobatan tuberkulosis pada anak yaitu persepsi.

Background: Tuberculosis in child is always obtained from the transmission of lung tuberculosis in adult. As long as lung tuberculosis in adult still becomes a problem, tuberculosis in child also still occurred as a health problem in Indonesia. One of the obstacles to eliminate tuberculosis was type of medicine, dosage, and time for treatment. Objective: Specifically, to find out the relationship between perception and knowledge of parents regarding tuberculosis disease with the compliance of tuberculosis treatment in children and find out factors that had a great influence toward the compliance of tuberculosis treatment in children. Method: This research was using case-control study design. The subjects were 122 parents whom their children were complied and not complied in implementing the tuberculosis treatment. The analysis method being used was univariat, bivariat and multivariate analysis. Result: Parents who had positive perception and high knowledge showed significant relationship with compliance of tuberculosis treatment in children. Parents who had positive knowledge showed significant relationship with p value of 0,001 with OR 4,595. Parents who had high knowledge showed significant relationship with p value of 0,0018 with OR 2,837. Factor that had a great influence toward tuberculosis treatment compliance was perception. Conclusion: Perception and knowledge of children regarding tuberculosis disease had relationship with compliance of tuberculosis treatment in children and factor that had a great influence toward tuberculosis treatment compliance was perception.

Kata Kunci : Persepsi, pengetahuan, kepatuhan, Perception, knowledge, compliance


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.