Distribusi Penyebab Kematian Ibu Dan Kriteria Ibu Hamil Risiko Tinggi Di Puskesmas Kabupaten Magelang Tahun 1995-1997
Hendra Agus Swarman Siahaan, dr. Tonny Sadjimin, MPH, M.Sc., Ph.D., DSAKteguh Triyono, M.Kes., Sp.PK; dr. Umi Solekhah Intansari, M.Kes., Sp.PK
1998 | Skripsi | S1 KEDOKTERANTelah dilakukan penelitian mengenai “Distribusi penyebab kematian ibu dan kriteria ibu hamil risiko tinggi di puskesmas kabupaten Magelang tahun 1995-1997”. Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh WHO tahun 1986, diperkirakan ada sekitar 500.000 kematian ibu di dunia setiap tahun. Dari perkiraan setengah juta kematian ibu yang terjadi setiap tahun, sekitar 6000 kasus terjadi di negara sedang berkembang, dimana kematian ibu diperkirakan paling tidak satu dari setiap empat kematian wanita berusia 15 tahun sampai dengan 49 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi penyebab kematian ibu dan kriteria ibu hamil berisiko tinggi di Puskesmas kabupaten Magelang, sehingga dapat disusun suatu prioritas program untuk menurunkan tingkat kesakitan dan kematian ibu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan metode retrospective terhadap kasus-kasus kematian ibu dan metode cross sectional terhadap kasus-kasus ibu hamil risiko tinggi di Puskesmas, kabupaten Magelang selama periode 1995-1997. Data-data dikumpulkan dari kuisoner yang diisi oleh dokter/bidan/petugas administrasi di Puskesmas. Selanjutnya data-data tersebut diolah dalam bentuk tabulasi frekuensi kemudian ditampilkan dalam bentuk tabel atau diagram sehingga mudah dipahami. Dari penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa: kategori ibu hamil risiko tinggi adalah yang memenuhi salah satu dari kriteria berikut: umur yang terlalu muda (<20 tahun), atau lebih dari 30 tahun, jarak kehamilan yang terlalu dekat (kurang dari 2 tahun), grande multi, menderita penyakit-penyakit tertentu dalam kehamilan, ukuran panggul sempit, ada kelainan kehamilan. Sedangkan penyebab kematian ibu secara berurutan: Perdarahan (7), preeklampsi-eklampsi (3), decompastio cordis (3), hiperemesis+palpitasi 91), retensio plasental (1), inversi uteri (1), sianosis/sesak nafas (1), kecelakaan kehamilan (1), batuk kronis (1), emboli air ketuban (1)
Kata Kunci : Ibu hamil, risiko tinggi, kematian ibu