Pengaruh kualitas air terhadap keberadaan Makrobenthos sebagai bioindikator pencemaran air sungai Gajahwong Daerah Istimewa Yogyakarta
Aulia Annisa, Dr. Langgeng Wahyu Santosa, S.Si., M.Si.
2010 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui kualitas air di Sungai Gajahwong Yogyakarta dengan menggunakan bioindikator makrobenthos sebagai penentu kualitas air sungai serta menganalisis parameter fisik-kimia air yang berpengaruh terhadap kehidupan makrobenthos di Sungai Gajahwong. Lokasi penelitian yang diambil adalah daerah Kecamatan Depok, Yogyakarta hingga Kecamatan Banguntapan. Metode penelitian yang digunakan menggunakan metode survai, dan pengambilan sampel air dan makrobenthos menggunakan metode purposive sampling. Parameter fisik-kimia yang diteliti adalah suhu, pH, kekeruhan, DHL, TSS, Nitrat, Fosfat, Amonia, DO-BOD yang kemudian di uji laboratorium dan dicocokkan dengan nilai baku mutu air di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, berdasarkan Peraturan Gubernur DIY Nomor 20 tahun 2008. Sedangkan penelitian dengan makrobenthos dianalisis dengan pendekatan dominansi dan skor BMWP (Biology Monitoring Working Party). Skor biotik dianalisis sesuai dengan jenis dan banyaknya makrobethos jenis sensitif yang ditemukan. Semakin tinggi nilai skor, maka tingkat pencemaran air akan semakin rendah. Berdasar hasil penelitian, didapatkan beberapa variasi pola kualitas air di Sungai Gajahwong. Berdasarkan skor BMWP diperoleh hasil kualitas air pada daerah utara Yogyakarta tergolong tercemar sedang hingga berat hal ini dibuktikan dengan nilai skor yang ada pada beberapa titik mencapai 5,3; 3,6 dan 1,67 yang menunjukkan masih terdapat kehidupan makrobenthos sebagai pendukung ekosistem. Sedangkan pada daerah Kota Yogyakarta dan kawasan selatan Kota Yogyakarta nilai skor adalah 0 yang berarti tidak ditemui adanya kehidupan makrobenthos sehingga daerah tersebut dikategorikan tercemar luar biasa berat. Parameter yang berpengaruh terhadap kehidupan makrobenthos adalah Kekeruhan, Alkalinitas dan Suhu.
-
Kata Kunci : Kualitas air, Bioindikator, Makrobenthos, Sungai Gajahwong,Sleman,Bantul,Kotamadya Yogyakarta,DIY