Laporkan Masalah

REPRESENTASI DISABILITAS DALAM KONTEN TAKE MUTANT OUT PADA PLATFORM YOUTUBE TRETAN UNIVERSE

Riska Dian Safitri, Dr.Fina Itriyati.M.A.

2025 | Tesis | S2 Sosiologi

Penelitian ini mengkaji representasi penyandang disabilitas dalam tayangan Take Mutant Out di kanal YouTube Tretan Universe , dengan fokus pada ketegangan antara simbol pemberdayaan dan praktik marginalisasi yang bekerja di ruang digital. Menggunakan pendekatan kualitatif dan metode Analisis Wacana Kritis model Fairclough, penelitian ini berlandaskan Teori Disabilitas Kritis (Hosking) dan representasi teori Stuart Hall. Kerangka Hosking digunakan untuk mengungkap bagaimana ability gaze bekerja sebagai mekanisme struktural yang memosisikan tubuh penyandang disabilitas sebagai objek hiburan, tontonan, dan komoditas, sementara representasi teori Hall menjelaskan bahwa makna penyandang disabilitas dalam tayangan ini dibentuk melalui proses konstruksi sosial yang sarat ideologi, bukan sekadar cerminan realitas.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun tayangan ini menampilkan elemen pemberdayaan melalui aksesibilitas dan narasi kemandirian seperti peserta perempuan yang bekerja di BUMN, berwirausaha, atau mencapai capaian personalstruktur narasi tetap mempertahankan hierarki sosial yang meminggirkan. Ableist gaze tampak ketika peserta laki-laki ( bapak-bapak ) dijadikan sumber humor dalam segmen perkenalan yang formatnya dikendalikan oleh MC dan tim nondisabilitas kreatif dan membatasi agensi peserta. Perspektif interseksionalitas mengungkap marginalisasi berlapis, di mana identitas penyandang disabilitas berpotongan dengan gender, kelas, dan logika kapitalisme digital. Peserta perempuan ( ladies ) meskipun mandiri tetap ditempatkan dalam subordinasi visual melalui format picture-in-picture dan durasi singkat, semangat signifikansi pencapaian mereka. Sementara itu, logika kapitalisme digital memperkuat marginalisasi melalui komodifikasi tubuh penyandang disabilitas, misalnya kemunculan barcode sponsor yang menandakan orientasi pasar dan preferensi preferensi terhadap konten ringan, lucu, dan viral, dibandingkan representasi berkeadilan.

Penelitian ini mengkaji representasi penyandang disabilitas dalam tayangan Take Mutant Out di kanal YouTube Tretan Universe , dengan fokus pada ketegangan antara simbol pemberdayaan dan praktik marginalisasi yang bekerja di ruang digital. Menggunakan pendekatan kualitatif dan metode Analisis Wacana Kritis model Fairclough, penelitian ini berlandaskan Teori Disabilitas Kritis (Hosking) dan representasi teori Stuart Hall. Kerangka Hosking digunakan untuk mengungkap bagaimana ability gaze bekerja sebagai mekanisme struktural yang memosisikan tubuh penyandang disabilitas sebagai objek hiburan, tontonan, dan komoditas, sementara representasi teori Hall menjelaskan bahwa makna penyandang disabilitas dalam tayangan ini dibentuk melalui proses konstruksi sosial yang sarat ideologi, bukan sekadar cerminan realitas.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun tayangan ini menampilkan elemen pemberdayaan melalui aksesibilitas dan narasi kemandirian seperti peserta perempuan yang bekerja di BUMN, berwirausaha, atau mencapai capaian personalstruktur narasi tetap mempertahankan hierarki sosial yang meminggirkan. Ableist gaze tampak ketika peserta laki-laki ( bapak-bapak ) dijadikan sumber humor dalam segmen perkenalan yang formatnya dikendalikan oleh MC dan tim nondisabilitas kreatif dan membatasi agensi peserta. Perspektif interseksionalitas mengungkap marginalisasi berlapis, di mana identitas penyandang disabilitas berpotongan dengan gender, kelas, dan logika kapitalisme digital. Peserta perempuan ( ladies ) meskipun mandiri tetap ditempatkan dalam subordinasi visual melalui format picture-in-picture dan durasi singkat, semangat signifikansi pencapaian mereka. Sementara itu, logika kapitalisme digital memperkuat marginalisasi melalui komodifikasi tubuh penyandang disabilitas, misalnya kemunculan barcode sponsor yang menandakan orientasi pasar dan preferensi preferensi terhadap konten ringan, lucu, dan viral, dibandingkan representasi berkeadilan.

Kata Kunci : Disabilitas, representasi media, komodifikasi digital.

  1. S2-2025-525851-abstract.pdf  
  2. S2-2025-525851-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-525851-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-525851-title.pdf