Laporkan Masalah

Hubungan Kadar Albumin dengan CA-125 Pada Kanker Ovarium

Diah Lusita Sari, dr. E. Henny Herningtyas, M.Si., Ph.D., Sp.PK., Subsp.Onk(K)., Subsp.E.M(K)

2025 | Tesis-Spesialis | S2 Ilmu Patologi Klinik

Latar Belakang: Kanker ovarium merupakan keganasan ginekologi yang sering terjadi dan terus meningkat seiring bertambahnya usia. Pada kanker ovarium sering terjadi perubahan beberapa parameter laboratorium seperti penurunan kadar albumin dan peningkatan CA-125. Kanker ovarium stadium lanjut sering didapatkan peningkatan CA-125 dan diduga karena dampak rendahnya kadar albumin dan juga adanya kondisi asites, namun hal ini belum diketahui seberapa kuat korelasnya.

Tujuan: Untuk mengevaluasi hubungan antara kadar albumin dengan CA-125 pada pasien kanker ovarium di RSUP Dr. Sardjito.

Metode: Penelitian potong lintang dengan data sekunder ini menginklusikan pasien kanker ovarium yang terdiagnosis pertama kali secara histopatologis di RSUP Dr. Sardjito tahun 2019-2020, usia >18 tahun dan memiliki hasil kadar albumin, sedangkan pasien yang mendapatkan pengobatan, kemoterapi, disertai keganasan lainnya, dan gangguan hepar di eksklusi. Korelasi antara kadar albumin dengan CA-125 yang tidak terdistribusi normal di uji dengan Spearman dengan batas kemaknaan p<0>

Hasil: Didapatkan 78 pasien kanker ovarium tipe epitelial yang berbeda bermakna dengan perbedaan proporsi kadar albumin menurut stadium, tahap progresitivitas, asites dan CA-125. Korelasi kadar albumin dengan CA-125 seluruh kanker ovarium didapatkan r=-0,487 (p<0 r=-0,298 p=0,123) r=-0,491 p=0,150) r=-0,477 p=0,012) r=-0,573 p=0,013). r=-0,352 p=0,030), r=-0,577>serous r=-0,567 (p=0,001), non-serous r=-0,402 (p=0,006), dengan klinis asites r=-0,394 (p=0,003), tanpa asites r=-0,382 (p=0,037)

Simpulan: Didapatkan korelasi negatif sedang yang bermakna antara kadar albumin dengan CA-125 pada seluruh kanker ovarium, stadium III dan IV, tahap progresitivitas, tipe histopatologis serta asites.

Background: Ovarian cancer is a common gynecological malignancy that continues to increase with age. In ovarian cancer, changes in several laboratory parameters often occur, such as a decrease in albumin levels and an increase in CA-125. Advanced ovarian cancer is often associated with an increase in CA-125, which is thought to be due to the effect of low albumin levels and the presence of ascites, but the strength of this correlation is not yet known.

Objective: To evaluate correlation between albumin and CA-125 in ovarian cancer patients at Dr. Sardjito Hospital.

Methods: A cross-sectional study using secondary data included ovarian cancer patients who were first diagnosed histopathologically at Dr. Sardjito General Hospital in 2019-2020, aged >18 years and had albumin level results, while patients who received treatment, chemotherapy, accompanied by other malignancies, and liver disorders were excluded. The correlation between albumin levels and non-normally distributed CA-125 was tested using Spearman's correlation with a significance level of p<0>.

Result: A total of 78 epithelial type ovarian cancers that differed significantly with differences in the proportion of albumin levels in stage, stage of progression, ascites and CA-125. Correlation of albumin levels with CA-125 throughout ovarian cancer with r=-0.487 (p<0 r=-0.298 p=0.123), r=-0.491 p=0.150), r=-0.477 p=0.012) r=-0.573 p=0.013). r=-0.352 p=0.030), r=-0.577 r=-0.567 p=0.001), r=-0.402 p=0.006), r=-0.394 p=0.003), r=-0.382 p=0.037)>.

Conclusion: There was a significant moderate negative correlation between albumin levels and CA-125 in all ovarian cancers, stage III and IV, stage of progression, histopathologic type and ascites.

Kata Kunci : kanker ovarium, albumin, CA-125, asites

  1. SPESIALIS-2025-491740-abstract.pdf  
  2. SPESIALIS-2025-491740-bibliography.pdf  
  3. SPESIALIS-2025-491740-tableofcontent.pdf  
  4. SPESIALIS-2025-491740-title.pdf