Perilaku kesehatan ibu hamil di Indonesia : Analisis hasil SDKI 2007
Angeline Melinda Primasari, Drs. Sukamdi, M.Sc.; Umi Listyaningsih, S.Si., M.Si.
2010 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANKematian maternal masih merupakan ancaman bagi wanita, terutama mereka yang berasal dari negara berkembang. Perilaku kesehatan ibu hamil erat kaitannya dengan faktor penyebab kematian bayi dan juga kematian ibu itu sendiri. Studi tentang perilaku kesehatan ibu hamil sampai saat ini masih dianggap cukup penting karena dapat memberikan informasi yang berguna tentang kesehatan wanita yang sering terabaikan di negara-negara sedang berkembang. Wanita mempunyai peran sangat penting tidak hanya selama proses kehamilan berlangsung, tetapi juga ketika dan setelah bayi lahir. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui karakteristik sosial ibu hamil di Indonesia, dan (2) untuk mengetahui perilaku kesehatan ibu hamil di Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisa data sekunder dengan menggunakan data yang telah dipublikasikan oleh Biro Pusat Statistik (BPS), yaitu data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2007. Pertimbangan penggunaan data SDKI 2007 adalah karena kelengkapannya dalam melaporkan data tentang kesehatan ibu terutama dalam penelitian ini data tentang persalinan dan pemeriksaan kehamilan. Analisis yang digunakan bersifat deskriptif kualitatif. Secara umum perilaku kesehatan ibu hamil paling baik terdapat pada ibu yang berumur 20-34 tahun saat melahirkan, berpendidikan SMTA keatas, dan bertempat tinggal di daerah perkotaan. Perilaku kesehatan ibu hamil di Indonesia berbeda secara signifikan menurut provinsi. Faktor yang dapat digunakan untuk menjelaskan perbedaan perilaku kesehatan ibu hamil menurut provinsi cukup bervariasi, namun secara umum perilaku kesehatan ibu hamil dipengaruhi oleh pemilihan tenaga pemeriksa kehamilan, jumlah imunisasi Tetanus Toksoid yang didapatkan selama kehamilan, dan pemilihan tempat persalinan.
-
Kata Kunci : kesehatan ibu, kehamilan, perilaku