Laporkan Masalah

Efek Anti-Candida Pada Beberapa Pembersih Khusus Wanita

Cahalafa Shinta Caesar, Dra. Ning Rintiswati, M.Kes

1996 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Candida merupakan salah satu genus jamur yang dapat menyebabkan vaginitis dengan keluhan keputihan (fluor albus). Insidensi vaginitis ini cukup banyak dengan penyebab yang cukup sering adalah Candida sp. Untuk mengatasi keluhan ini banyak upaya pencegahan sering dilakukan para wanita. Keadaan yang kemudian dimanfaatkan oleh pihak produsen kosmetika dengan dipasarkannya berbagai produk Pembersih Khusus Wanita yang banyak beredar secara luas dimasyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana efektivitas tiga Produk Pembersih Khusus Wanita yang banyak beredar dipasaran, baik yang mengandung zat aktif berupa bahan sintetis maupun tradisional, terhadap pertumbuhan Candida sp (In-Vitro). Produk A mengandung Povidone-iodine 10%; Produk B mempunyai kandungan Zingiberis zerumbeti Rhizoma 20%, Kaempferia angustifolia Rhizoma 20%, Languatis Rhizoma 15%, Parameriae Cortex 20% ; sedangkan produk C kandungannya adalah Tricetol 0,01%. Candida dalam penelitian ini diperoleh dari biakan yang ada dilaboratorium Mikrobiologl Fakultas Kedokteran UGH, Yogyakarta. Jumlah kuman ditentukan dengan menghittung pertumbuhan suspensi Candida yang berkonsentrasi 10 ?? dalam Agar Sabouroud. Kemudian dibuat suspensi Candida dalam media Yeast dengan angka kuman 10 ? CFU/ml. Setelah itu masing-masing tabung ditambahkan 1 ml suspensi Candida dalam media Yeast. Sampel kemudian dibagi menjadi dua kelompok berdasarkan perlakuan yang diberikan. Kelompok pertama diberi pembersih Khusus Wanita, sedangkan kelompok kedua sebagai kontrol diberi akuades steril. Masing-masing kelompok diinkubasi selama 2 - .5 hari dalam suhu kamar. Hasil yang diperoleh setelah dilakukan uji statistik, yaitu uji Repeat Measurenment menunjukkan perbedaan yang sangat bermakna antara ketiga produk Pembersih Khusus Wanita dengan kontrol (p<0,0l). Dari Tukey HSD Test, diketahui bahwa potensi ketiganya berbeda. Produk A mempunyai potensi paling besar untuk menghambat pertumbuhan Candida sp (in-vitro), Produk B memiliki potensi paling kecil, sedangkan Produk C mempunyai potensi anti-Candida diantara Produk A dan Produk B.

Kata Kunci : Candida, Vaginitis, Keputihan, Pembersih Khusus Wanita

  1. S1-FKU_1996-CahalafaShintaCaesar-Abstract.pdf  
  2. S1-FKU_1996-CahalafaShintaCaesar-Bibliography.pdf  
  3. S1-FKU_1996-CahalafaShintaCaesar-TableofContent.pdf  
  4. S1-FKU_1996-CahalafaShintaCaesar-Title.pdf