Laporkan Masalah

Rancang Bangun Aplikasi Pemetaan Daerah Kebakaran Hutan Berbasis Webgis Di Kota Sangatta

Muhammad Ikhwan Dian Kusuma, Dr. Like Indrawati S.Si., M.Sc.

2025 | Tugas Akhir | D4 SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

Kebakaran hutan merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang berdampak luas terhadap ekosistem, kesehatan, dan aktivitas masyarakat. Di Kota Sangatta, teknologi WebGIS untuk pelaporan dan pemantauan kebakaran hutan belum diterapkan secara optimal, sehingga penyebaran informasi masih terbatas dan kurang responsif. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun aplikasi pemetaan daerah kebakaran hutan berbasis WebGIS, serta menerapkannya sebagai sarana penyedia akses informasi yang aktual dan responsif. Aplikasi ini memanfaatkan data spasial untuk memvisualisasikan lokasi kebakaran secara interaktif, memungkinkan pemantauan dan pengambilan keputusan secara cepat. Dengan adanya sistem ini, diharapkan penanganan kebakaran hutan di Kota Sangatta menjadi lebih efektif dan efisien.

Metode penelitian ini berfokus pada pengembangan aplikasi WebGIS pelaporan kebakaran hutan dengan integrasi pemetaan digital dan basis data spasial. Data hotspot dianalisis menggunakan metode clustering untuk mengelompokkan titik kebakaran berdasarkan kedekatan lokasi serta intensitas. Laravel digunakan sebagai backend untuk mengelola data spasial dan menyediakan API. Sistem diuji secara fungsional, evaluasi pengguna, serta uji usabilitas dengan hasil 87% yang menunjukkan tingkat kinerja aplikasi yang sangat baik dan kemudahan penggunaan yang tinggi.

WebGIS BumiBiru, Aplikasi ini menampilkan data geospasial dengan koordinat, informasi lokasi, klasifikasi kebakaran, serta menyediakan fitur pelaporan langsung oleh masyarakat. Penerapan WebGIS pada BumiBiru memudahkan pemantauan titik panas, mempercepat respons penanganan, dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data spasial, sehingga efektif untuk mitigasi kebakaran hutan di Kota Sangatta.

Forest fires are one of the major environmental issues with wide-ranging impacts on ecosystems, public health, and human activities. In Sangatta City, WebGIS technology for reporting and monitoring forest fires has not yet been optimally implemented, resulting in limited and less responsive information dissemination. This study aims to design and develop a WebGIS-based forest fire mapping application and implement it as a platform for providing up-to-date and responsive information. The application utilizes spatial data to visualize fire locations interactively, enabling faster monitoring and decision-making. With this system, forest fire management in Sangatta City is expected to become more effective and efficient.

This research method focuses on developing a WebGIS application for forest fire reporting by integrating digital mapping and spatial databases. Hotspot data were analyzed using clustering methods to group fire points based on location proximity and intensity. Laravel was used as the backend to manage spatial data and provide APIs. The system was tested functionally, evaluated by users, and underwent a usability test with a result of 87%, indicating excellent application performance and a high level of ease of use..

The WebGIS BumiBiru displays geospatial data with coordinates, location details, and fire classification, as well as a public reporting feature. Its implementation facilitates hotspot monitoring, accelerates response efforts, and supports spatial data–driven decision-making, making it an effective tool for forest fire mitigation in Sangatta City.

Kata Kunci : Kebakaran Hutan, WebGIS, Pelaporan

  1. D4-2025-479867-abstract.pdf  
  2. D4-2025-479867-bibliography.pdf  
  3. D4-2025-479867-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2025-479867-title.pdf