Ketergantungan Zat dan Macam Tindak Kriminal di Lembaga Pemasyarakatan Wirogunan Yogyakarta
Sumanta Sembiring, Dra. Sumarni DW
1994 | Skripsi | S1 KEDOKTERANMasalah penyalahgunaan zat sekarang ini merupakan masalah yang cukup meresahkan dimasyarakat. Penyalahgunaan zat akan dapat sampai taraf ketergantungan zat. Banyak terjadi kasus-kasus kriminal karena dipengaruhi oleh penggunaan zat pada masyarakat, misalnya tewasnya Brigjen TMF. Tampubolon belum lama ini. Penelitian ini bertujuan untuk : 1. Melakukan analisis untuk menghitung angka prevalensi ketergantungan zat di kalangan narapidana di LP Wirogunan Yogyakarta. 2. Melakukan analisis untuk menghitung prosentase faktor yang mempengaruhi seseorang ketergantungan zat. 3. Melakukan analisis untuk menghitung prosentase faktor yang mempengaruhi seseorang melakukan tindak kriminal. 4. Melakukan analisis untuk menghitung keeratan hubungan antara ketergantungan zat dengan macam tindak kriminal di LP Wirogunan Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental yang dilakukan secara case control, dengan subjek penelitian narapidana yang menjalani hukuman di LP Wirogunan Yogyakarta. Hasil penelitian ini dengan uji Chi-Square didapatkan perbedaan yang bermakna antara ketergantungan zat dengan macam tindak kriminal (X > 9,488; P < 0,05). Dengan metoda Analisa Koefisien Kontigensi didapat korelasi antara ketergantungan zat dengan tidak kriminal (C = 0,411). Dengan melihat prosentase korban ketergantungan zat dikalangan narapidana yaitu sebesar 40,66 % dapat disimpulkan pelaku tindak kriminal di LP Wirogunan Yogyakarta mayoritas bukan dari ketergantungan zat.
Kata Kunci : Penyalahgunaan Zat, uji Chi-Square, Tindak Kriminal, LP Wirogunan