Barriers to Ripple Adoption in Traditional Banking System: Challenges and Opportunities in Cross-Border Money Transfer
Daniel Matthew Iskandar, Rocky Adiguna, S.E., M.Sc., Ph.D.
2025 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA
Industri keuangan sedang mengalami transformasi digital seiring dengan berkembangnya teknologi blockchain. Ripple (XRP) muncul sebagai salah satu sistem pembayaran berbasis blockchain terdepan yang menawarkan transaksi lintas batas yang lebih cepat, efisien dari sisi biaya, dan aman. Meskipun beberapa institusi keuangan telah mengintegrasikan teknologi Ripple, banyak sistem bank tradisional yang masih ragu karena ketidakpastian regulasi, tantangan integrasi teknis, serta risiko strategis.
Tesis ini melakukan studi kasus komprehensif untuk mengeksplorasi hambatan adopsi Ripple dalam sistem perbankan tradisional dan menyusun peta jalan strategis untuk mengatasi tantangan tersebut, khususnya di industri perbankan Asia. Penelitian ini akan menganalisis lanskap regulasi, keterbatasan operasional, serta posisi kompetitif Ripple dibandingkan dengan sistem pembayaran tradisional seperti SWIFT. Metode campuran akan digunakan, meliputi studi kasus, wawancara pakar, dan analisis keuangan komparatif untuk menilai efisiensi, keamanan, serta kepatuhan Ripple terhadap regulasi perbankan.
Temuan dari penelitian ini akan membantu para eksekutif bank dan perencana strategis dalam memahami kelayakan mengintegrasikan Ripple ke dalam operasional mereka sambil tetap memastikan kepatuhan terhadap kerangka regulasi. Penelitian ini juga akan merumuskan strategi utama bagi bank untuk mengadopsi solusi On-Demand Liquidity (ODL) dan memanfaatkan infrastruktur blockchain Ripple guna meningkatkan manajemen likuiditas serta efisiensi pembayaran global. Tesis ini berkontribusi pada bidang manajemen keuangan strategis dengan memberikan wawasan berbasis data serta rekomendasi strategis bagi institusi keuangan yang mempertimbangkan adopsi blockchain. Hasil penelitian ini akan menjadi panduan praktis bagi bank yang ingin bertransisi menuju layanan keuangan berbasis blockchain sembari menavigasi risiko dan peluang yang terkait dengan teknologi Ripple.
The financial industry is undergoing a digital transformation with the rise of blockchain technology. Ripple (XRP) has emerged as a leading blockchain-based payment system offering faster, more cost-efficient, and secure cross-border transactions. While some financial institutions have integrated Ripple’s technology, many traditional banks system remain hesitant due to regulatory uncertainty, technical integration challenges,
and strategic risks.
This thesis conducts a comprehensive case study explores the barriers to Ripple adoption in traditional banking systems and provides a strategic roadmap for overcoming these challenges especially in Asia Banking Industry. The research will analyze the regulatory landscape, operational constraints, and competitive positioning of Ripple compared to traditional payment systems like SWIFT. A mixed-method approach will be used, incorporating case studies, expert interviews, and comparative financial analysis to assess Ripple’s efficiency, security, and compliance with banking
regulations.
Findings from this study will help bank executives and strategic planners understand the feasibility of integrating Ripple into their operations while ensuring compliance with regulatory frameworks. The research will also outline key strategies for banks to adopt On-Demand Liquidity (ODL) solutions and leverage Ripple’s blockchain infrastructure to enhance liquidity management and global payment efficiency. This thesis contributes to the field of strategic financial management by providing data driven insights and strategic recommendations for financial institutions considering blockchain adoption. The results will serve as a practical guide for banks looking to transition toward blockchain-powered financial services while navigating the risks and opportunities associated with Ripple technology.
Kata Kunci : Ripple (XRP), Blockchain technology, Cross-border payments, On-Demand Liquidity (ODL), Digital transformation in banking