Laporkan Masalah

Analisis Bricolage pada BUMDes Sambimulyo sebagai Social Enterprise dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Desa Sambirejo-Sleman

Yudha Perdana Putra, Dr. Nunuk Dwi Retnandari, MSi.

2025 | Tesis | S2 Administrasi Publik

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kendala-kendala yang dihadapi oleh BUMDes Sambimulyo sebagai social enterprise dan cara yang digunakan BUMDes Sambimulyo dalam mengatasi kendala tersebut sehingga mampu menjaga keberlangsungan usahanya dan mensejahterakan masyarakat Desa Sambirejo. Karakteristik social enterprise yang beroperasi di lingkungan dengan keterbatasan sumber daya, digunakan sebagai sumber dalam mengindentifikasi berbagai kendala yang dihadapi BUMDes Sambimulyo. Selanjutnya, pendekatan bricolage, khususnya social bricolage yang memiliki enam elemen: making do, refusal to be constrained, improvisasion, social value creation dan persuasion, digunakan dalam menganalisis cara yang digunakan BUMDes Sambimulyo dalam mengatasi berbagai kendala yang dihadapinya. 

Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data-data penelitian dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam, observasi, dan studi kepusatakaan. Teknik triangulasi digunakan dalam penelitin ini untuk menjamin keabsahan data penelitian. 

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa BUMDes Sambimulyo didirikan di lingkungan yang dengan keterbatasan sumber daya yang terbatas. BUMDes Sambimulyo dan kelima unit usaha mengalami berbagai kendala dalam menjaga keberlangsungan usaha, seperti kendala SDM, kendala sumber keuangan, kendala infrastruktur dan teknologi, kendala loyalitas pelangan, kendala jaringan distribusi, kendala peraturan serta kendala legitimasi. Untuk mengatasi berbagai kendala tersebut, BUMDes Sambimulyo menggunakan perpaduan elemen-elemen social bricolage sehingga mampu mencapai misi gandanya, yaitu misi ekonomi dalam memperoleh profit dan keberlangusngan usaha, serta misi sosial dalam mensejahterakan masyarakat Desa Sambirejo. 

This study aims to identify and analyze the obstacles faced by BUMDes Sambimulyo as a social enterprise and the methods used by BUMDes Sambimulyo to overcome these constraints so that it can maintain the sustainability of its business and improve the welfare of the Sambirejo Village community. The characteristics of social enterprises operating in resource-constrained environments are used as a basis for identifying the various challenges faced by BUMDes Sambimulyo. Furthermore, the bricolage approach, specifically social bricolage, which has six elements: making do, refusal to be constrained, improvisation, social value creation, and persuasion, was used to analyze the methods employed by BUMDes Sambimulyo in addressing the various challenges it faces.

This research was conducted using a qualitative approach with a case study method. The research data were collected through in-depth interview techniques, observation, and library studies. The triangulation technique was used in this research to ensure the validity of the research data.

The results of this study indicate that BUMDes Sambimulyo was established in an environment with limited resources. BUMDes Sambimulyo and its five business units experience various constraints in maintaining business sustainability, such as human resource constraints, financial resource constraints, infrastructure and technology constraints, customer loyalty constraints, distribution network constraints, regulatory constraints, and legitimacy constraints. To overcome these obstacles, BUMDes Sambimulyo uses a combination of social bricolage elements so that it can achieve its dual mission, namely the economic mission in obtaining profit and business continuity, and the social mission in the welfare of the Sambirejo Village community.

Kata Kunci : BUMDes, Social Enterprise, Social Bricolage

  1. S2-2025-524995-abstract.pdf  
  2. S2-2025-524995-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-524995-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-524995-title.pdf