Pengaruh vegetasi dan pagar tembok sebagai peredam kebisingan lalu lintas kereta api di kecamatan Sedayu kabupaten Bantul dan kecamatan Danurejan kota Yogyakarta
Apin Merdesa Sari, Dr. H.A. Sudibyakto, M.S.; Dra. Sunarpi Rilanto, M.S.
2007 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANTujuan penelitian ini adalah mengetahui besarnya kemampuan vegetasi dan pagar tembok meredam suara, dan ingin mengetahui parameter vegetasi yang paling berpengaruh dalam mengurangi bising, serta mengetahui persepsi penduduk tentang kebisingan yang diakibatkan lalu lintas kereta api. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei, dengan pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan analisis statistik regresi berganda dengan metode backward, untuk mengetahui besarnya hubungan antara parameter vegetasi (tinggi batang bebas cabang, tinggi tajuk, diameter batang, dan kerapatan vegetasi) dengan tingkat kebisingan. Model prediksi kebisingan digunakan untuk mengetahui sebaran kebisingan pada jenis peredam vegetasi dan pagar tembok, yang ditunjukkan dengan peta isokebisingan. Faktor tinggi batang bebas cabang, tinggi tajuk, diameter batang, dan kerapatan vegetasi berpengaruh terhadap tingkat kebisingan. Terutama faktor kerapatan vegetasi, karena memiliki nilai konstanta regresi (B) terbesar dibanding parameter vegetasi yang lain, yaitu sebesar 0,039. Vegetasi mampu meredam suara 0,26-1,56 dB, sedangkan pagar tembok mampu meredam suara 0,01-1,45 dB. Selain itu kebisingan dirasakan mengganggu saat berkomunikasi, menonton TV dan atau mendengarkan radio bagi penduduk yang tinggal di kanan-kiri jalur kereta api.
-
Kata Kunci : kebisingan, kereta api, vegetasi, pagar tembok,Danurejan,Sedayu,Bantul,DIY