Laporkan Masalah

DAMPAK GAMIFIKASI DAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KEEFEKTIFAN DAN EFISIENSI PEMBELAJARAN AKUNTANSI DASAR: PERSPEKTIF TEORI BEBAN KOGNITIF

Endra Murti Sagoro, Prof. Sony Warsono, MAFIS., Ph.D.; Prof. Jogiyanto Hartono Mustakini, M.B.A., Ph.D.; Wuri Handayani, M.Si., M.A., Ph.D.

2025 | Disertasi | S3 Ilmu Akuntansi

Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan dan efisiensi model pembelajaran dan materi pembelajaran akuntansi berdasarkan Cognitive Load Theory (Teori Beban Kognitif). Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk: menguji apakah gamifikasi berpengaruh terhadap keefektifan pembelajaran mekanisma debit kredit dan penjurnalan, menguji apakah gamifikasi berpengaruh terhadap efisiensi pembelajaran mekanisma debit kredit dan penjurnalan, menguji apakah persamaan akuntansi berbasis hukum dana berpengaruh terhadap keefektifan pembelajaran mekanisma debit kredit dan penjurnalan, menguji apakah persamaan akuntansi berbasis hukum dana berpengaruh terhadap efisiensi pembelajaran mekanisma debit kredit dan penjurnalan, dan menguji apakah pembelajaran dengan gamifikasi dan materi persamaan akuntansi berbasis hukum dana lebih efektif dan efisien dibanding dengan pembelajaran berbasis masalah dan materi persamaan akuntansi berbasis hukum aset. Penelitian ini menggunakan metoda eksperimen dengan desain faktorial 2x2 antarsubjek yang melibatkan 149 partisipan. Data dianalisis menggunakan Multivariate Analysis of Variance (MANOVA) dengan didahului uji normalitas multivariat dan uji homogenitas matriks kovarians, serta uji beda. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa: 1) Model pembelajaran gamifikasi lebih efektif dibandingkan dengan model pembelajaran berbasis masalah; 2) Model pembelajaran gamifikasi tidak lebih efisien menurunkan Intrinsic Cognitive Load dibandingkan dengan model pembelajaran berbasis masalah; 3) Model pembelajaran gamifikasi lebih efisien menurunkan Extraneous Cognitive Load dibandingkan dengan model pembelajaran berbasis masalah; 4) Model pembelajaran gamifikasi lebih efisien meningkatkan Germane Cognitive Load dibandingkan dengan model pembelajaran berbasis masalah; 5) Materi pembelajaran persamaan akuntansi berbasis hukum dana lebih efektif dibandingkan dengan materi persamaan akuntansi berbasis hukum aset; 6) Materi pembelajaran persamaan akuntansi berbasis hukum dana lebih efisien menurunkan Intrinsic Cognitive Load dibandingkan dengan materi persamaan akuntansi berbasis hukum aset; 7) Materi pembelajaran persamaan akuntansi berbasis hukum dana tidak lebih efisien menurunkan Extraneous Cognitive Load dibandingkan dengan materi persamaan akuntansi berbasis hukum aset; 8) Model pembelajaran gamifikasi dengan materi persamaan akuntansi berbasis hukum dana lebih efektif dibandingkan dengan model pembelajaran berbasis masalah dengan materi persamaan akuntansi berbasis hukum aset; 9) Model pembelajaran gamifikasi dengan materi persamaan akuntansi berbasis hukum dana lebih efisien menurunkan Intrinsic Cognitive Load dibandingkan dengan model pembelajaran berbasis masalah dengan materi persamaan akuntansi berbasis hukum aset; 10) Model pembelajaran gamifikasi dengan materi persamaan akuntansi berbasis hukum dana lebih efisien menurunkan Extraneous Cognitive Load dibandingkan dengan model pembelajaran berbasis masalah dengan materi persamaan akuntansi berbasis hukum aset, dan 11) Model pembelajaran gamifikasi dengan materi persamaan akuntansi berbasis hukum dana lebih efisien meningkatkan Germane Cognitive Load dibandingkan dengan model pembelajaran berbasis masalah dengan materi persamaan akuntansi berbasis hukum aset. 

This study aims to examine the effectiveness and efficiency of accounting instructional models and learning materials based on Cognitive Load Theory (CLT). Specifically, it investigates the effects of gamification and fund-based accounting equations on the effectiveness and efficiency of learning the debit-credit mechanism and journalizing. Using a 2x2 between-subjects factorial experimental design involving 149 participants, data were analyzed through Multivariate Analysis of Variance (MANOVA), preceded by multivariate normality and homogeneity of covariance matrix tests, as well as mean difference tests. The results indicate that the gamification instructional model is more effective than the problem-based model and more efficient in reducing Extraneous Cognitive Load and increasing Germane Cognitive Load, though not more efficient in reducing Intrinsic Cognitive Load. Learning materials based on fund accounting principles are more effective and more efficient in reducing Intrinsic Cognitive Load, though not more efficient in reducing Extraneous Cognitive Load compared to asset-based materials. Furthermore, the combination of gamification with fund-based materials is both more effective and more efficient in reducing Intrinsic and Extraneous Cognitive Load and increasing Germane Cognitive Load than the problem-based model with asset-based materials.


Kata Kunci : Gamification, Problem-Based Learning, Cognitive Load Theory, Accounting Equation, Effectiveness, Efficiency

  1. S3-2025-435305-abstract.pdf  
  2. S3-2025-435305-bibliography.pdf  
  3. S3-2025-435305-tableofcontent.pdf  
  4. S3-2025-435305-title.pdf