Laporkan Masalah

Penilaian Penerimaan Teknologi Building Information Modelling (BIM) dalam Dunia Konstruksi dengan Pendekatan Technology Acceptance Model (TAM)

Indira Ramania, Basu Swastha Dharmmesta, Prof., Dr., M.B.A.

2025 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA

Dalam era digitalisasi industri konstruksi, Building Information Modeling (BIM) diakui sebagai teknologi inovatif yang mampu meningkatkan efisiensi, akurasi, dan kolaborasi dalam manajemen proyek. Namun, adopsi BIM di Indonesia masih tergolong rendah akibat berbagai hambatan seperti keterbatasan sumber daya, tingginya biaya implementasi, dan rendahnya pemahaman terhadap teknologi ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan BIM di industri konstruksi Indonesia menggunakan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM) yang dimodifikasi. Model penelitian mengintegrasikan variabel eksternal berupa Kualitas Total, Keinovatifan, Aspek Keorganisasian, dan Aspek Keuangan yang dianalisis pengaruhnya terhadap Kebergunaan yang Dinilai dan Kemudahan Penggunaan yang Dinilai, serta dampaknya terhadap Sikap dan Niat Penggunaan BIM. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei terhadap 240 responden yang dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kualitas Total dan Aspek Keuangan memiliki pengaruh signifikan terhadap Kebergunaan dan Kemudahan Penggunaan. Keinovatifan dan Aspek Keorganisasian hanya berpengaruh pada Kemudahan Penggunaan. Kebergunaan yang Dinilai memiliki pengaruh kuat terhadap Sikap terhadap Penggunaan, yang selanjutnya berpengaruh signifikan terhadap Niat Penggunaan. Temuan ini menegaskan bahwa persepsi manfaat dan sikap positif merupakan determinan utama dalam mendorong adopsi BIM. Penelitian ini memberikan implikasi strategis bagi industri konstruksi dalam menyusun pendekatan edukatif dan pemasaran yang lebih efektif untuk meningkatkan penerimaan teknologi BIM di Indonesia.

In the era of digitalization of the construction industry, Building Information Modeling (BIM) is recognized as an innovative technology that is able to improve efficiency, accuracy, and collaboration in project management. However, the adoption of BIM in Indonesia is still relatively low due to various obstacles such as limited resources, high implementation costs, and low understanding of this technology. This study aims to analyze the factors influencing the acceptance of BIM in the Indonesian construction industry using a modified Technology Acceptance Model (TAM) approach. The research model integrates external variables in the form of Total Quality, Innovation, Organizational Aspects, and Financial Aspects which are analyzed for their influence on Assessed Usability and Ease of Use Assessed, as well as their impact on BIM Attitude and Intention Use. This study uses a quantitative approach with a survey of 240 respondents who were analyzed using the Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method. The results of the study show that Total Quality and Financial Aspects have a significant influence on Usability and Ease of Use. Creativity and Organizational Aspects only affect Ease of Use. Assessed Usability has a strong influence on Attitude towards Use, which in turn has a significant effect on Intention to Use. These findings confirm that benefit perception and positive attitudes are the main determinants in driving BIM adoption. This research provides strategic implications for the construction industry in developing more effective educational and marketing approaches to increase the acceptance of BIM technology in Indonesia.

Kata Kunci : adopsi teknologi, digitalisasi konstruksi, perilaku pengguna, Building Information Modeling, model penerimaan teknologi, sikap pengguna, industri konstruksi Indonesia

  1. S2-2025-526885-abstract.pdf  
  2. S2-2025-526885-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-526885-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-526885-title.pdf