Laporkan Masalah

Dampak Ketersediaan Internet terhadap Partisipasi Kerja, Intensitas Kerja, dan Pendapatan Perempuan di Indonesia: Studi Tahun 2024

Gabriela Beatrice Nifahowuoziliwu, Eny Sulistyaningrum, S.E., M.A., Ph.D.

2025 | Skripsi | ILMU EKONOMI

Penelitian ini menganalisis pengaruh ketersediaan dan pemanfaatan internet terhadap partisipasi kerja, jam kerja, dan pendapatan perempuan di tingkat kabupaten/kota di Indonesia. Digitalisasi, melalui perluasan akses internet, diyakini membuka peluang kerja baru yang berdampak pada dinamika ketenagakerjaan perempuan. Menggunakan data Sakernas Agustus 2024 dan PODES 2024 serta pendekatan Variabel Instrumental (IV), studi ini memanfaatkan curah hujan sebagai variabel instrumen untuk mengatasi potensi endogenitas. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan akses internet signifikan meningkatkan probabilitas perempuan untuk bekerja, memperpanjang jam kerja mingguan, dan berdampak positif terhadap pendapatan, dengan efek menunjukkan indikasi lebih besar pada sektor jasa dan perdagangan dibanding sektor padat karya tradisional. Analisis heterogenitas mengungkapkan bahwa manfaat digitalisasi lebih terasa di wilayah dengan infrastruktur lebih baik dan sektor yang lebih terbuka terhadap teknologi, sedangkan sektor tradisional dan wilayah kurang berkembang memperoleh efek yang lebih terbatas. Temuan ini menegaskan pentingnya kebijakan digital yang mempertimbangkan konteks lokal untuk mendukung ketenagakerjaan perempuan secara inklusif.

This study examines the impact of internet availability and utilization, as a form of digitalization, on female labor force participation, working hours, and income at the district level in Indonesia. Digitalization, particularly through expanded internet access, is believed to create new employment opportunities that influence women’s labor market outcomes. Using data from the August 2024 National Labor Force Survey (Sakernas) and the 2024 Village Potential Statistics (PODES), the study employs a Instrumental Variables (IV) approach, using rainfall as an instrumental variable to address potential endogeneity. The results show that increased internet access significantly raises women’s probability of working, extends weekly working hours, and positively affects income, with effects indicating a stronger impact in the service and trade sectors compared to traditional labor-intensive sectors. Heterogeneity analysis reveals that the benefits of digitalization are more pronounced in areas with better infrastructure and sectors more open to technology, while traditional sectors and less developed regions experience more limited effects. These findings highlight the importance of digital policies that consider local contexts to support women’s labor participation inclusively.

Kata Kunci : Digitalisasi, Internet, Ketenagakerjaan Perempuan, Curah Hujan, Instrumental Variable

  1. S1-2025-474573-abstract.pdf  
  2. S1-2025-474573-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-474573-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-474573-title.pdf