Menulis itu Capek: Sebuah Penelitian Aksi Partisipatoris Oleh Peneliti Anak dalam Merancang Pembelajaran Inklusif
Muhammad Iqbal Megabintang, Elga Andriana, S.Psi., M.Ed., Ph.D.
2025 | Tesis | S2 Magister Profesi Psikologi
Pemerintah Indonesia telah gencar menunjukkan berbagai upaya untuk mewujudkan iklim pendidikan yang lebih inklusif. Meski demikian penerapannya di lapangan masih menemui berbagai tantangan, salah satunya seperti yang ditemukan di SD Taman Muda Ibu Pawiyatan Taman Siswa. Berdasarkan temuan sebelumnya, siswa mengeluhkan bahwa mereka kerap kelelahan serta merasa bosan akibat terlalu banyak menulis. Penelitian ini bertujuan untuk melibatkan siswa kelas 5 SD Taman Muda Ibu Pawiyatan Taman Siswa sebagai peneliti anak dan merancang aksi perubahan untuk menangani isu pembelajaran yang dikeluhkan mereka. Penelitian kualitatif ini menggunakan desain penelitian participatory action research (PAR). Partisipan dalam penelitian ini adalah lima siswa dari kelas 5 sebagai peneliti anak dan satu guru kelas SD Taman Muda Ibu Pawiyatan Taman Siswa. Analisis tematik digunakan untuk analisa hasil. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa suara atau ide dari peneliti anak dapat digunakan sebagai pertimbangan untuk melakukan perubahan dalam pembelajaran di kelas. Selain itu, pengalaman terlibat dalam penelitian aksi partisipatori memberikan dampak positif bagi siswa maupun guru. Temuan dari penelitian ini dapat menunjukkan bahwa keterlibatan anak dalam penelitian dan pengambilan keputusan di sekolah tidak dapat dipandang sebelah mata.
The Indonesian government has made efforts to create an inclusive education climate. However, its implementation in the field still encounters various challenges, one of which is found at SD Taman Muda Ibu Pawiyatan Taman Siswa. Based on previous findings, students complained that they were often tired and bored due to too much writing. This study aims to involve 5th grade students of SD Taman Muda Ibu Pawiyatan Taman Siswa as young researchers and design change actions to address their learning issues. This qualitative research uses participatory action research (PAR) research design. The participants in this study were five students from grade 5 as young researchers and one class teacher of SD Taman Muda Ibu Pawiyatan Taman Siswa. Thematic analysis was used to analyze the results. The results of this study revealed that the voice or ideas of young researchers can be used as a consideration to make changes in classroom learning. In addition, the experience of being involved in participatory action research has a positive impact on both students and teachers. The findings from this study can show that children's involvement in research and decision-making in schools cannot be underestimated.
Kata Kunci : partisipasi anak, pembelajaran inklusi, PAR, penelitian kualitatif, sekolah inklusif, child participation, inclusive learning, inclusive school, PAR, qualitative research