Laporkan Masalah

Peran Kedekatan Emosional dengan Kakek Nenek terhadap Kesejahteraan Psikologis Dewasa Awal: Efikasi Diri sebagai Mediator

Khansa Aulia Syifa, Dr. Arum Febriani, S.Psi., M.A.

2025 | Skripsi | PSIKOLOGI

Masa dewasa awal seringkali dikaitkan dengan kesejahteraan psikologis yang rendah karena berbagai tantangan dan perubahan signifikan dalam kehidupan. Kesejahteraan psikologis individu dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya hubungan keluarga. Hubungan keluarga tidak hanya terbatas antara orang tua dengan anak, tetapi juga mencakup hubungan dengan kakek nenek. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran kedekatan emosional dengan kakek nenek terhadap kesejahteraan psikologis pada dewasa awal yang dimediasi oleh efikasi diri. Partisipan penelitian ini adalah 145 individu dewasa awal berusia 18-25 tahun yang pernah atau sedang tinggal bersama dengan kakek dan/atau nenek. Data diperoleh melalui survei menggunakan instrumen skala Ryff’s Psychological Well-Being Scale (RPWBS), skala General Self-Efficacy Scale-12 (GSES-12), dan Affectual Solidarity scale. Hasil analisis data menggunakan GLM mediasi menunjukkan bahwa kedekatan emosional dengan kakek nenek berperan secara signifikan terhadap meningkatkan kesejahteraan psikologis dewasa awal melalui efikasi diri sebagai mediator parsial. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman mengenai peran kedekatan dengan kakek nenek dan kesejahteraan psikologis cucu usia dewasa awal serta memberikan pengetahuan tambahan terkait pengasuhan dan kesejahteraan psikologis. 

Emerging adulthood is often associated with lower psychological well-being due to various challenges and significant life transitions. An individual’s psychological well being is influenced by various factors, one of which is family relationships. These relationships are not only limited to parents and children but also include connections with grandparents. This study aims to examine the hypothesis regarding the role of emotional closeness with grandparents in predicting psychological well-being in emerging adults, with self-efficacy as a mediating variable. The participants were 145 emerging adults aged 18–25 who had lived or were currently living with their grandparents. Data were collected through a survey using the Ryff’s Psychological Well-Being Scale (RPWBS), the General Self-Efficacy Scale-12 (GSES-12), and the Affectual Solidarity Scale. Mediation analysis using Generalized Linear Modeling (GLM) showed that emotional closeness with grandparents significantly contributed to the psychological well-being of emerging adults through self-efficacy as a partial mediator. This study is expected to contribute to a better understanding of the role of grandparent-grandchild emotional closeness in emerging adults’ psychological wellbeing, as well as provide additional insights related to caregiving and mental health. 

Kata Kunci : kesejahteraan psikologis, efikasi diri, kedekatan emosional, pengasuhan kakek nenek

  1. S1-2025-477591-abstract.pdf  
  2. S1-2025-477591-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-477591-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-477591-title.pdf