Analisis Indikasi Gelembung (Bubble) Pada Indeks IDXTECHNO dan Dampaknya Terhadap Pasar Modal Saham Indonesia Periode 2021-2024
Patrick Yong Lie Warouw, Kusdhianto Setiawan, Sivilekonom., Ph.D.,
2025 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA
Pada tanggal 25 Januari 2021,
Bursa Efek Indonesia memperkenalkan klasifikasi baru yang disebut IDX
Industrial Classification (IDX-IC), yang mencakup sektor IDXTechno. IDXTechno
dirancang untuk mengelompokkan perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang
teknologi, mencerminkan perkembangan pesat sektor ini di Indonesia. Sejak awal
pembentukannya, IDXTechno mengalami pertumbuhan yang fenomenal, dengan beberapa
saham dalam sektor ini mencatat kenaikan harga yang sangat signifikan.
Fenomena ini menimbulkan
kekhawatiran akan terjadinya gelembung (bubble) saham, yaitu situasi di mana
harga aset meningkat jauh di atas nilai intrinsiknya akibat spekulasi dan
optimisme berlebihan. Penelitian ini menggunakan metode GSADF (Generalized Supremum
Augmented Dickey-Fuller) untuk mendeteksi keberadaan gelembung pada IDXTechno
selama periode 2021-2024.
Gelembung saham memiliki dampak
signifikan terhadap pasar modal. Ketika gelembung pecah (bubble burst),
harga saham dapat mengalami koreksi tajam yang dapat memicu krisis keuangan dan
ketidakstabilan pasar. Penelitian ini menggunakan analisa VAR (Vector
Autoregression) untuk menganalisa dampak dari pergerakan IDXTechno terhadap
pasar modal saham Indonesia yang diwakilkan oleh nilai IHSG (Indeks Harga Saham
Gabungan). Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pembuat kebijakan dan
investor dalam memahami indikator-indikator gelembung dan dampaknya terhadap
pasar modal, sehingga dapat dilakukan antisipasi dan peringatan dini untuk
mengurangi risiko krisis ekonomi.
On January 25, 2021, the Indonesia
Stock Exchange introduced a new classification called IDX Industrial
Classification (IDX-IC), which includes the IDXTechno sector. IDXTechno is
designed to group companies engaged in the technology sector, reflecting the
rapid development of this sector in Indonesia. Since its inception, IDXTechno
has experienced phenomenal growth, with several stocks in this sector recording
significant price increases.
This phenomenon has raised
concerns about the occurrence of a stock bubble, a situation where asset prices
rise far above their intrinsic value due to speculation and excessive optimism.
This study uses the GSADF (Generalized Supremum Augmented Dickey-Fuller) method
to detect the presence of a bubble in IDXTechno during the 2021-2024 period.
Stock bubbles have a significant impact on the capital market. When a bubble bursts, stock prices can experience sharp corrections that can trigger financial crises and market instability. This study uses VAR (Vector Autoregression) analysis to analyze the impact of IDXTechno movements on the Indonesian stock market, represented by the IHSG (Jakarta Composite Index). This study provides important insights for policymakers and investors in understanding bubble indicators and their impact on the capital market, enabling early warning and anticipation to reduce the risk of economic crises.
Kata Kunci : Gelembung (Bubble), IDXTechno, IHSG, GSADF, VAR