Laporkan Masalah

Pengaruh Modal Manusia terhadap Resistensi Pendapatan Wirausaha Pemuda selama Pandemi COVID-19

Daniswara Satria Yoga Prabaswara, Eny Sulistyaningrum, S.E., M.A.,Ph.D.

2025 | Skripsi | ILMU EKONOMI

Pandemi COVID-19 telah memberikan dampak signifikan termasuk pada sektor kewirausahaan di Indonesia. Dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi, faktor modal manusia terutama pendidikan, pelatihan, dan pemanfaatan Information and Communication Technology atau ICT seperti komputer, internet, dan perangkat digital lain berperan penting dalam meningkatkan ketahanan pendapatan wirausaha pemuda. Berdasarkan data dari Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2021, penelitian ini menganalisis pengaruh ketiga faktor tersebut terhadap kemampuan wirausaha pemuda untuk bertahan selama krisis. Penelitian menggunakan dua pendekatan analisis, yaitu regresi logit dan regresi Ordinary Least Squares (OLS). Hasil analisis menunjukkan bahwa pendidikan yang lebih tinggi, partisipasi pelatihan, dan penggunaan ICT berpengaruh signifikan terhadap resistensi pendapatan. Wirausaha pemuda cenderung memiliki pendapatan yang lebih stabil, bahkan dalam kondisi krisis. Namun, rendahnya tingkat partisipasi dalam pelatihan menunjukkan bahwa banyak wirausaha pemuda belum sepenuhnya memanfaatkan program pelatihan yang tersedia karena terbatasnya program. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pembuat kebijakan untuk memperkuat akses dan kualitas pelatihan kewirausahaan serta pendidikan guna meningkatkan kemampuan wirausaha pemuda dalam beradaptasi dan berkembang di tengah tantangan ekonomi, khususnya selama masa krisis.

The COVID-19 pandemic has significantly disrupted the global economy, including the entrepreneurial sector in Indonesia. In the face of economic uncertainty, human capital factors particularly education, training, and the use of information and communication technology (ICT) such as computer, internet, and software play a crucial role in enhancing the income resilience of youth entrepreneurs. Based on data from the National Labor Force Survey (Sakernas) in August 2021, this study analyzes the impact of these three factors on the ability of youth entrepreneurs to survive during the crisis. The research employs two analytical methods: logit regression and Ordinary Least Squares (OLS) regression. The results show that higher levels of education, participation in training programs, and ICT utilization significantly contribute to income resilience. Youth entrepreneurs tend to have more stable incomes, even during a crisis. However, the low participation rate in training programs indicates that many youth entrepreneurs have not fully utilized available training opportunities due to their limited availability. These findings carry important implications for policymakers to strengthen access to and the quality of entrepreneurial training and education to improve youth entrepreneurs' ability to adapt and thrive amidst economic challenges, particularly during times of crisis.

Kata Kunci : Modal Manusia, Wirausaha Pemuda, Ketahanan Pendapatan, Pandemi COVID-19

  1. S1-2025-475302-abstract.pdf  
  2. S1-2025-475302-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-475302-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-475302-title.pdf