Laporkan Masalah

Kadar Kolesterol Pada Penderita Stroke di RSUP Dr.Sardjito Tahun 1993 – 1994

Diana Chusna Mufida, dr. Siti Musfiroh

1995 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Stroke merupakan penyakit saraf yang dapat menyebabkan kecacatan dan kematian. Faktor-faktor yang berperan dalam terjadinya stroke telah diketahui dan memberikan dasar bagi pencegahan yang efektif. Salah satu faktor resiko stroke adalah hiperkolesterolemia. Telah dilakukan penelitian retrospektif mengenai kadar kolesterol darah pada penderita stroke. Sebagai subyek penelitian adalah penderita stroke perdarahan intraserebral dan penderita stroke oklusi arteri serebri. Tercatat 314 kasus yangterdiri dari 101 kasus untuk perdarahan intraserebral dan 213 kasus untuk oklusi arteri serebri. Dari penelitian diperoleh prosentase penderita yang kadar kolesterol totalnya > 260 mg% pada penderita perdarahan intraserebral lebih sedikit jika dibanding prosentase penderita oklusi arteri serebral, sedangkan untuk kadar HDL kolesterol yang lebih tinggi dari nilai normal, prosentasenya antara penderita perdarahan intraserebral dan·penderita oklusi arteri serebral sama besar nya. Prosentase kadar LDL kolesterol yang lebih tinggi dari pada penderita perdarahan intraserebral lebih sedikit daripada penderita oklusi arteri serebral. Setelah dilakukan uji Chisquare terhadap ketiga jenis kolesterol tersebut tidak didapatkan perbedaan yang bermakna secara statistik frekwensi kadar kolesterolnya antara penderita perdarahan intraserebral dan penderita oklusi arteri serebri.

Kata Kunci : Kadar Kolesterol, Stroke, RSUP Dr. Sardjito, Penderita

  1. S1-FKU_1995-DianaChusnaMufida-Abstract.pdf  
  2. S1-FKU_1995-DianaChusnaMufida-Bibliography.pdf  
  3. S1-FKU_1995-DianaChusnaMufida-TableofContent.pdf  
  4. S1-FKU_1995-DianaChusnaMufida-Title.pdf