The Dynamics of the Lao People's Democratic Republic in becoming ASEAN Membership in 1992-2004
NENGMONGVANG, Vang Hue, Dr. I Ketut Putra Erawan, MA
2004 | Tesis | S2 Ilmu PolitikPenelitian mengenai “Dinamika Republik Demokratik Rakyat Lao dalam menjadi anggota ASEAN selama 1992 – 2004†dapat dianggap sebagai kajian pertama yang dilakukan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk memperkenalkan perspektif politik dan ekonomi Republik Demokratik Rakyat Lao dan ASEAN dalam konteks Asia tenggara. Penelitian ini dilakukan dengan memanfaatkan beberapa landasan teori untuk menjelaskan fenomena koperasi regional. Penelitian ini akan berdasarkan atas tiga teori yang berkaitan secara langsung dengan menentukan hubungan antara Republik Demokratik Rakyat Lao dan ASEAN, yaitu teori geopolitik, integrasi regional dan institusional. Sesuai dengan rumusan masalah yang disampaikan, metode deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini untuk menerangkan koperasi regional dengan menggunakan model rasional sebagai pendekatan yang paling cocok untuk menafsirkan kebijaksanaan ASEAN di tingkat regional, dan kebijaksanaan Republik Demokratik Rakyat Lao di tingkat internal maupun external. Berdasarkan hasil analisis data, dapat diketahui bahwa terdapat dua faktor mendorong Republik Demokratik Rakyat Lao mencalonkan anggota ASEAN dan akhirnya diterima sebagai anggota ASEAN. Pertama, dalam negari Republik Demokratik Rakyat Lao melaksanakan perubahan kebijaksanaan dalam negari. Kebijaksanaan itu diselenggarakan sejak setelah Perang Dingin berakhir, khususnya sejak pelaksanaan pembaharuan Administrasi publik pada tahun 1986 sebagai Mekanisme Ekonomi Baru Hal itu sangat penting karena dapat membantu Republik Demokratik Rakyat Lao menghadapi isu-isu keamanan dan ekonomi yang sangat sensitif di kawasan Asia maupun di dunia. Kedua, factor luar negari sebagai ASEAN memluaskan hubungan dengan Negara di kawasan Indochina. Dengan demikian, Republik Demokratik Rakyat Lao diberi kesempatan yang bagus untuk meningkatkan pertalian dengan negara-negara tetangga, khususnya negara-negara ASEAN maupun memberhentikan kebijaksanaan isolasinisme pada masa yang lalu. Republik Demokratik Rakyat Lao di ASEAN akan menampilkan kemampuan internal dalam menyumbang kekuatan ASEAN, kebisaan kompetitif ekonomi ASEAN dalam kawasan Asia Tenggara maupun di dunia. Dari hasil-hasil tersebut, dapat diharapkan bahwa koperasi antara Republik Demokratik Rakyat Lao dan ASEAN dapat memberikan manfaat kepada dua pihak itu. Lagi pula, diharapkan bahwa Republik Demokratik Rakyat Lao akan mendapat jaminan kemerdekaan nasional, pertumbuhan ekonomi, keuntungan diplomasi dan memperbaiki gambar Republik Demokratik Rakyat Lao setelah tahun-tahun berperang. Lebih jauh, dapat diharapkan bahwa penerimaan Republik Demokratik Rakyat Lao sebagai anggota ASEAN juga dapat memperlihatkan peningkatan kesatuan ASEAN, pembesaran pasar regional maupun penyelesaian tujuan pembentukan ASEAN-10.
The research entitled “The Dynamics of the Lao People’s Democratic Republic in becoming ASEAN membership in 1992 – 2004†can be regarded as the first study done in Indonesia. The research aims to introduce the political and economical perspectives of the Lao People’s Democratic Republic and ASEAN in Southeast Asian context. For the research, there are a few theoretical frameworks used to explain regional cooperation phenomena. The research will be based on three theories, called geopolitics, regional integration and institutional theory to clarify the relations between the Lao People’s Democratic Republic and ASEAN. To solve the problems mentioned above, the descriptive qualitative method is used for explaining the regional cooperation by using rational model as the most appropriate approach to interpret ASEAN policy on regional level, and the policy of the Lao People’s Democratic Republic on the internal and external level. The result of data analysis shows that there are two factors inducing the process of the Lao People’s Democratic Republic to engage with AEAN and finally become a member of ASEAN. Firstly, internal factors that the Lao People’s Democratic Republic has adopted new policy began since the end of the Cold War, especially since the Public Administration Reform in 1986 as the New Economic Mechanism. It’s very necessary for the Lao People’s Democratic Republic to join in ASEAN because that thing can help Lao People’s Democratic Republic face up with some sensitive security, economic issues and so on. Secondly, external factors as ASEAN enlarged membership and incorporation of Indochinese countries, that to give for the Lao People’s Democratic Republic has had the good opportunity to reinforce the relationship with neighboring countries, especially ASEAN member countries as well as to end the policy of isolationism in the past time. The entry of the Lao People’s Democratic Republic into ASEAN would be contribution of strengthening ASEAN power, economic competitive ability of ASEAN in the region and in the world. From some results the above, it could be hoped that the cooperation of the Lao People’s Democratic Republic and ASEAN can contribute the benefits for both Laos and ASEAN. The Lao People’s Democratic Republic was expected that ASEAN could preserve the national independence, gaining economic, diplomacy interests and restoring image for the Lao People’s Democratic Republic after the years of war and external recognition. Besides, the admission for the Lao People’s Democratic Republic into ASEAN would also help the strengthening of ASEAN’s unity, enlarging regional markets and as the goal of the founding father of ASEAN to see ASEAN-10.
Kata Kunci : ASEAN,Keanggotaan Laos,Politik dan Ekonomi, Dynamics, Laos, ASEAN.