Laporkan Masalah

Penggunaan citra NOAA AVHRR dengan pendekatan indeks vegetasi untuk mendeteksi keterdapatan daerah fishing ground : Studi kasus laut Jawa

Arief Sambada, Dr. Prapto Suharsono, M.Sc.; Drs. Retnadi Heru Jatmiko, M.Sc.

2004 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUH

Daerah fishing ground merupakan daerah terpenting bagi nelayan untuk mendapatkan hasil tangkapan ikan yang mencukupi bahkan melimpah. Penandaan daerah fishing ground dapat dilakukan dari citra penginderaan jauh NOAA-AVHRR. Fenomena yang dapat didekati dengan mudah dari citra NOAA adalah fenomena indeks vegetasi yang terekam pada panjang gelombang merah dan inframerah dekat. Terdapat beberapa macam indeks vegetasi yang melibatkan panjang gelombang merah (saluran 1) dan inframerah dekat (saluran 2). Hasil pengolahan beberapa indeks vegetasi (NDVI, RVI, DVI dan PVI) menghasilkan keterkaitan terbaik antara data indeks vegetasi dengan keadaan sebenarnya di lapangan pada indeks vegetasi PVI. Rumus dari formula PVI ini adalah: PVI = ?0.355 * Sal 2 - 0.149 * Sal 1)² + (0.355*Sal 1 - 0.852 Sal 2)² Kelas indeks vegetasi yang dihasilkan kemudian diturunkan menjadi kelas daerah fishing ground. Pembuatan jumlah kelas daerah Fishing ground yang sedikit, memungkinkan penentuan daerah fishing ground dapat diketahui secara mudah dan cepat walaupun ketepatan daerah secara spesifik menjadi cukup terbatas sebagai akibat dari generalisasi jumlah kelas. Pengujian daerah fishing ground terhadap data tangkapan ikan pada beberapa pelabuhan pendaratan ikan menghasilkan ketepatan pengujian untuk kondisi sesuai sebesar 30,5 %; untuk kondisi hampir sesuai sebesar 56,5%; dan untuk kondisi tidak sesuai sebesar 13 %.

-

Kata Kunci : Indeks vegetasi,Citra NOAA AVHRR,Fishing ground,Jawa

  1. S1-2004-122363-Abstract.pdf  
  2. S1-2004-122363-Bibliography.pdf  
  3. S1-2004-122363-TableofConetnt.pdf  
  4. S1-2004-122363-Title.pdf