Peran Anchor Virtues dan Beban Kerja Terhadap Work Engagement Pada Karyawan Generasi Z
Sri Murdhaningsih Rahayu, Dr. Bagus Riyono, M.A., Psikolog
2025 | Tesis | S2 Magister Profesi Psikologi
Work Engagement masih menjadi isu dalam dunia kerja yang ramai diperbincangkan hingga saat ini. Hal tersebut karena engagement memberikan manfaat bagi kesuksesan organisasi dan kesejahteraan karyawan, khususnya bagi karyawan generasi Z yang saat ini mulai mendominasi dunia kerja. Anchor virtues sebagai personal resources diketahui memiliki pengaruh positif terhadap work engagement, namun beban kerja sebagai job demands merupakan bagian tidak terpisahkan dari pekerjaan yang berpotensi dapat memengaruhi hubungan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh anchor virtues dan beban kerja terhadap work engagement. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dan pengumpulan data dilakukan dengan meminta partisipan untuk mengisi skala Utrecht Work Engagement Scale (UWES), skala Anchor Personality Inventory yang berorientasi pada anchor virtues, dan skala Subjective Workload Assessment Technique (SWAT). Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 127 karyawan generasi Z. Data dianalisis menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anchor virtues dan beban kerja secara simultan berperan signifikan terhadap work engagement, dengan anchor virtues yang berperan lebih dominan dan signifikan terhadap work engagement.
Work engagement remains a widely discussed issue in the workplace today. This is due to its benefits for both organizational success and employee well-being, particularly for Generation Z employees who begin to dominate the workforce. Anchor virtues, as personal resources, have been found to have a positive influence on work engagement. However, job demands as an inseparable part of work may potentially affect this relationship. This study aims to examine the influence of anchor virtues and workload on work engagement. This research is a quantitative study, and data will be collected by asking participants to complete the Utrecht Work Engagement Scale (UWES), the Anchor Personality Inventory focused on anchor virtues, and the Subjective Workload Assessment Technique (SWAT) scale. This study involved 127 Generation Z employees as participants. Data were analyzed using multiple regression analysis. The findings revealed that anchor virtues and workload simultaneously and significantly contribute to work engagement, with anchor virtues demonstrating a more dominant and significant contribution.
Kata Kunci : Karyawan Gen Z, Work Engagement, Beban Kerja, Anchor Virtues