Laporkan Masalah

Anxiety Representation in Inside Out 2 Official Trailer: A Multimodal Discourse Analysis

Cathleeya Rifza Mulya Bening Syahbani, Andri Handayani, S.S., M.A.

2025 | Tugas Akhir | D4 BAHASA INGGRIS

Penelitian ini mengkaji bagaimana trailer film resmi Inside Out 2 membentuk karakter Anxiety sebagai representasi multimodal dari emosi kecemasan. Menggunakan kerangka Multimodal Discourse Analysis (MDA) dan teori psikoanalisis sebagai pendekatan utama—didukung oleh Visual Grammar (Kress & van Leeuwen) dan Systemic Functional Linguistics (SFL)—studi ini menganalisis interaksi unsur visual, verbal, dan audio dalam mengeksternalisasi pengalaman psikologis kecemasan secara komunikatif. Data diambil dari adegan terpilih dalam trailer resmi yang dirilis Disney–Pixar di YouTube, dengan fokus pada dialog Anxiety, intonasi suara, ekspresi wajah, postur tubuh, gestur, dan komposisi visual. Hasil analisis menunjukkan bahwa Anxiety direpresentasikan sebagai sosok protektif sekaligus membebani, dengan sifat waspada, penuh kecemasan, dan mengalami konflik batin. Secara visual, karakter ini ditandai bahasa tubuh tegang dan dominasi warna oranye; secara linguistik, tuturan dan intonasinya mencerminkan pola pikir cemas dan antisipatif. Nada suara yang terengah dan penuh jeda memperkuat gambaran ketegangan ego sebagaimana dijelaskan dalam teori Freud. Temuan ini menegaskan bahwa trailer film tidak hanya berfungsi sebagai media promosi, tetapi juga sebagai narasi emosional yang mengajak penonton—terutama remaja—untuk mengenali dan memahami kecemasan sebagai bagian dari perkembangan psikologis. Studi ini berkontribusi pada ranah Linguistik Terapan dengan menyoroti peran strategi multimodal dalam merepresentasikan emosi kompleks dan meningkatkan kesadaran emosional melalui media populer.

This study examines how the official trailer of Inside Out 2 constructs the character Anxiety as a multimodal representation of the emotion of anxiety. Using the framework of Multimodal Discourse Analysis (MDA) and psychoanalytic theory as the main approaches—supported by Visual Grammar (Kress & van Leeuwen) and Systemic Functional Linguistics (SFL)—the study analyzes the interaction of visual, verbal, and audio elements in communicatively externalizing the psychological experience of anxiety. The data were drawn from selected scenes in the official trailer released by Disney–Pixar on YouTube, focusing on Anxiety’s dialogue, vocal intonation, facial expressions, body posture, gestures, and visual composition. The analysis reveals that Anxiety is represented as both a protective and burdensome figure, characterized by vigilance, intense worry, and inner conflict. Visually, the character is marked by tense body language and the dominance of orange tones; linguistically, her utterances and intonation reflect an anxious and anticipatory mindset. A breathless and pause-filled voice further reinforces the portrayal of ego tension, as described in Freud’s theory. These findings affirm that a film trailer functions not only as a promotional medium but also as an emotional narrative that invites audiences—particularly adolescents—to recognize and understand anxiety as part of psychological development. This study contributes to the field of Applied Linguistics by highlighting the role of multimodal strategies in representing complex emotions and enhancing emotional awareness through popular media.

Kata Kunci : Multimodal Discourse Analysis, Psychoanalysis, Anxiety, Inside Out 2, Movie Trailer

  1. D4-2025-480059-abstract.pdf  
  2. D4-2025-480059-bibliography.pdf  
  3. D4-2025-480059-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2025-480059-title.pdf