Laporkan Masalah

Peranan foto udara dan Sistem Informasi Geografis dalam pemetaan agihan airtanah bebas di sub DAS Wiroko Wonogiri

Arian Kusmayadi, Prof. Dr. Dulbahri; Drs. Mas Sukoco, M.Sc.

2003 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUH

Penelitian ini berjudul "Peranan Foto Udara dan Sistem Informasi Geografis Dalam Pemetaan Agihan Airtanah Bebas di Sub DAS Wiroko Wonogiri". Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan foto udara inframerah berwarna dan pankromatik hitam putih dalam menentukan karakteristik fisik lahan yang mempengaruhi agihan airtanah bebas dan memetakannya melalui analisa keruangan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Karakteristik fisik lahan itu adalah geologi, tanah, topografi, curah hujan dan penggunaan lahan. Daerah penelitian terletak di dalam sebagian Kecamatan Tirtomoyo Kabupaten Wonogiri. Interpretasi yang digunakan adalah digitasi layar pada mosaik digital foto udara dan dibantu oleh interpretasi manual. Karakteristik fisik lahan yang diinterpretasi adalah geologi, tanah dan penggunaan lahan. Informasi kemiringan lereng diperoleh melalui perhitungan terhadap model elevasi digital. Sedangkan informasi curah hujan diperoleh dari data curah hujan selama 25 tahun. SIG digunakan untuk menganalisis, memanipulasi dan mengolah data keruangan berupa data atribut maupun data grafis. Kerja lapangan dilakukan untuk mencocokan hasil interpretasi, pengambilan sampel, disertai dengan beberapa pengukuran dan pengumpulan data-data lain yang tidak dapat diperoleh dari interpretasi. Penentuan sampel menggunakan metode stratified purposive sampling. Tahapan selanjutnya adalah melakukan interpretasi ulang dan uji ketelitian. Hasil dari uji ketelitian terhadap jenis batuan dari hasil interpretasi unsur-unsur pengenalan jenis batuan adalah sebesar 84,2 %. Untuk ketelitian jenis tanah dari hasil interpretasi dan analisa keruangan faktor-faktor pembentuk tanah adalah sebesar 89,4%, sedangkan untuk penggunaan lahan adalah sebesar 94,7%. Hasil akhir dari penelitian ini adalah peta agihan airtanah bebas yang dibagi dalam tiga kelas produksi. Agihan airtanah bebas berproduksi besar memiliki luasan 1.567, 083 Ha yang terdapat pada jenis batuan aluvium. Agihan airtanah bebas berproduksi sedang dengan luas 1.134,480 Ha tersebar pada batuan breksi volkanik dan breksi batuapung yang memiliki banyak celah dan retakan. Sedangkan agihan airtanah bebas yang berproduksi kecil mempunyai luas 3.845,829 Ha terdapat pada satuan breksi volkanik dan breksi batuapung dengan kemiringan lereng miring hingga curam. Untuk mengetahui ketepatan pemetaan agihan airtanah bebas dilakukan pemetaan kedalaman muka airtanah bebas.

-

Kata Kunci : Pemetaan airtanah bebas,Foto udara,sistem informasi geografis,Tirtomoyo,Karangtengah,Batuwarno,Wonogiri,Jawa Tengah

  1. S1-2003-115358-Abstract.pdf  
  2. S1-2003-115358-Bibliography.pdf  
  3. S1-2003-115358-TableofContent.pdf  
  4. S1-2003-115358-Title.pdf