Laporkan Masalah

Pemanfaatan foto udara untuk menentukan kesesuaian lahan daerah pengembangan fisik kota Wates kabupaten Kulonprogo

Andi Yuniarto, Drs. Zuharnen, M.S.; Barandi Sapta Widartono, S.Si.

2003 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUH

Penelitian ini merupakan terapan penginderaan jauh dan sistem informasi geografis untuk penentuan daerah prioritas pengembangan fisik kota. Penelitian ini mengambil lokasi di Kota Wates dengan luas daerah penelitian 3332,64 ha. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji lahan yang sesuai untuk daerah pengembangan kota dengan memanfaatkan informasi fisik lahan yang diperoleh dari foto udara. Kegiatan pengumpulan data dan pengolahan data hingga diperoleh hasil berupa peta prioritas pengembangan fisik kota dilakukan secara digital dengan menggunakan foto udara pankromatik hitam putih skala 1:20000 tahun 2000 dan foto udara pankromatik hitam putih skala 1:10000 tahun 1997. Kegiatan pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan interpretasi mosaik foto udara secara monoskopis melalui screen digitizing maupun secara manual menggunakan stereoskop, pengumpulan data di lapangan serta penggunaan data sekunder. Interpretasi yang dilakukan meliputi interpretasi penggunaan lahan, bentuk lahan dan relief. Metode penilaian kesesuaian lahan dilakukan dengan memberikan harkat pada tiap parameter. Pengharkatan dilakukan secara berjenjang tertimbang, yakni dengan memperhatikan faktor pembobot pada setiap parameter yang digunakan. Hasil evaluasi lahan menunjukkan bahwa di daerah penelitian, lahan yang tergolong sangat sesuai (S1) untuk lahan pengembangan menempati 237,36 ha. Lahan yang tergolong cukup sesuai (S2) menempati 2487,53 ha, lahan yang tergolong sesuai marginal (S3) meliputi 459,35 ha. Sedangkan lahan tidak sesuai permanen (N2) dan tidak bisa dimanfaatkan sebagai daerah pengambangan seluas 148,397 ha. Pengembangan kota diarahkan ke daerah Triharjo dengan lahan seluas 431, 94 ha dengan tingkat kesesuaian cukup sesuai (S2) untuk mengantisipasi pertumbuhan Kota Temon. Sedangkan di timur pengembangan diarahkan ke daerah Kedungsari yang mempunyai tingkat kesesuaian sangat sesuai (S1) dengan luas lahan yang direkomendasikan seluas 94,79 ha, untuk mengantisipasi perkembangan kota Sentolo.

-

Kata Kunci : Kesesuaian lahan,Pengembangan fisik kota,Foto udara,Kota Wates,Kulonprogo,DIY

  1. S1-2003-105823-Abstract.pdf  
  2. S1-2003-105823-Bibliography.pdf  
  3. S1-2003-105823-TableofContent.pdf  
  4. S1-2003-105823-Title.pdf