Evaluasi puskesmas dan puskesmas pembantu di pusat-pusat pengembangan satuan wilayah pembangunan (SWP) kabupaten Ngawi
Anang Yulianto, Drs. Irfan Yahya, M.S.; Andri Kurniawan, S.Si., M.Si.
2003 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHKecamatan Karangjati, Ngawi, Widodaren dan Ngrambe sebagai pusat-pusat pengembangan Satuan Wilayah Pembangunan (SWP) kabupaten Ngawi mempunyai kondisi topografi bervariasi (datar sampai berbukit). Kondisi topografi tersebut menyebabkan tidak meratanya tingkat aksesbilitas wilayah. Tidak meratanya tingkat aksesbilitas akan mempengaruhi rendahnya pelayanan kesehatan dan tidak meratanya pelayanan kesehatan puskesmas dan puskesmas pembantu sehingga pelayanan puskesmas dan puskesmas pembantu tidak optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pelayanan, efisiensi lokasi dan membuat arahan optimalisasi puskesmas dan puskesmas pembantu. Metode yang digunakan adalah metode analisa data sekunder dan data primer. Analisa data sekunder menggunakan rumus (efektifitas pelayanan dan efisiensi lokasi) dan metode statistik SPSS (korelasi product moment pearson dan independent sample t-test), sedangkan analisa data primer menggunakan format tabel frekuensi. Untuk memperoleh arahan optimalisasi puskesmas dan puskesmas pembantu didasarkan pada pertimbangan tipologi, kebijaksanaan pembangunan kesehatan pemerintah daerah, fasilitas kesehatan non puskesmas dan puskesmas pembantu, manajemen operasional dan sumberdaya serta persepsi pengunjung puskesmas dan puskesmas pembantu, sedangkan untuk menganalisisnya menggunakan analisa deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puskesmas dan puskesmas pembantu di kecamatan Karangjati, Ngawi, Widodaren dan Ngrambe mempunyai efektifitas pelayanan berkategori baik dan sedang, sedangkan untuk efisiensi lokasi sebagian besar berkategori sedang. Arahan optimalisasi puskemas dan puskesmas pembantu ditujukan pada puskesmas Ngawi Kota dan Ngawi Purba, puskesmas pembantu Watualang, Kandangan, Mangunharjo, Banyubiru, Kedunggudel, Gedoro, Manisharjo dan Tawangrejo. Arahan-arahannya meliputi peningkatan mutu pelayanan kesehatan, peningkatan profesionalisme pegawai kesehatan, peningkatan manajemen, pemerataan pelayanan kesehatan, penambahan ruas jalan, penambahan angkutan umum dan reposisi lokasi atau letak puskesmas dan puskesmas
-
Kata Kunci : Evaluasi puskesmas,Pembangunan wilayah,Ngawi,Jawa Timur